Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Situs Makam Marhaen Tak Terurus, PDIP Jabar Tuntut Atensi Pemkot Bandung

loading...
Situs Makam Marhaen Tak Terurus, PDIP Jabar Tuntut Atensi Pemkot Bandung
Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono memimpin ziarah dan tabur bunga di Situs Makam Marhaen di Kota Bandung, Sabtu (5/6/2021). Foto/Istimewa
BANDUNG - Jajaran pengurus DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) Jawa Barat dan ratusan kadernya berziarah ke makam Ki Marhaen di RT 04 RW 03, Kampung Cipagalo, Kelurahan Mengger, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung , Sabtu (5/6/2021).

Marhaen adalah seorang petani penggarap yang menginspirasi Presiden Pertama Republik Indonesia (RI), Soekarno. Marhaen menjadi cikal bakal lahirnya ideologi Marhaenisme yang hingga kini masih dianut PDI Perjuangan.

"Marhaen adalah sosok yang tidak lepas dari sejarah perjuangan bung Karno dalam memerdekakan bangsa ini. Marhaen menjadi inspirasi ideologi Marhaenisme, ajaran yang memiliki kekhasan yang ada di Indonesia dan tak ada di negara lain," ujar Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono saat memimpin doa bersama dan tabur bunga.

Baca : Kebakaran Dahsyat Hanguskan Puluhan Rumah di Balikpapan, 1 Warga Ditemukan Tewas


Ono menambahkan, Marhaen menjadi penyemangat bagi Bung Karno dalam memperjuangkan Indonesia keluar dari penjajahan hingga Indonesia akhirnya merdeka, 17 Agustus 1945.



"Intinya kami PDIP mengenal Jas Merah, jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah. Selain peringatan Bulan Bung Karno yang dilaksanakan sepanjang bulan Juni ini, kami berharap agar siapapun yang telah berjasa di bumi Indonesia ini, wabil khusus Bung Karno akah selalu menjadi inspirasi," tutur anggota Komisi IV DPR RI ini.

Dalam kesempatan itu, Ono menyatakan, pihaknya mendorong Pemerintah Kota Bandung memberikan perhatiannya untuk makam Marhaen yang telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya. Pasalnya, kata Ono, status cagar budaya tersebut seolah tak jelas karena lingkungan di sekitarnya terkesan tak terurus.

"Saya berharap Pemkot Bandung memberikan perhatian dan melakukan penataan, baik situs makamnya, lingkungan di sekitar dan juga kegiatan masyarakatnya. Apalagi, makam Ki Marhaen ini terletak di pinggir permukiman, sehingga perlu ditata agar lebih rapi mengingat ini adalah salah satu tempat bersejarah," katanya.

Sekretaris DPD PDIP Jabar, Ketut Sustiawan menambahkan, Marhaenisme merupakan paham yang menentang penindasan kepada rakyat kecil. Bahkan, Soekarno mendengungkan nama Marhaen dalam pidato pembelaan Indonesia Menggugat pada Agustus 1930.

"Persinggungan Bung Karno dengan Marhaen telah melahirkan ideologi marhaenisme dimana di dalamnya terkandung alur pemikiran yang konsisten, suatu ideologi yang membela rakyat dari penindasan dan pemerasan, kapitalisme, kolonialisme/imperialisme serta feodalisme," tutur Ketut.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Bandung, Achmad Nugraha menegaskan bahwa Situs Makam Marhaen sudah ditetapkan menjadi salah satu bangunan cagar budaya yang dilindungi Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2010 dan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 19 Tahun 2009. Karenanya, kata Ahmad, Situs Makam Marhaen dan lingkungan sekitarnya harus ditata.



"Saya mendorong agar Pemkot Bandung melaksanakan perda tersebut, yang dibuat untuk dilaksanakan. Saya datang ke sini juga ingin mengawasi karena sejak ditetapkan sebagai cagar budaya dua tahun lalu, belum terlihat ada tindak lanjut dari Pemkot Bandung," tegasnya.

Baca juga : Bulan Bung Karno, PDIP Ekspresikan Nasionalisme lewat Pameran Lukisan


Di hadapan perwakilan Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Bandung yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, Achmad berharap, Situs Makam Marhaen segera ditata oleh Pemerintah Kota Bandung, agar masyarakat memahami sejarah bangsa ini.

"Saya akan meminta Wali Kota Bandung agar membeli tanah di sekitar makam supaya ditata dan tak terlihat kumuh. Kita harus menghargai sejarah. Ingat, ini bukan menghargai kuburan, tetapi menghargai nilai-nilai bahwa bangsa ini memiliki founding father yang mendapatkan inspirasi dari rakyat kecil," tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, jajaran pengurus DPD PDIP Jabar didampingi keluarga dan keturunan Marhaen memanjatkan doa untuk almarhum serta mengajak masyarakat mencontoh spirit dari seorang petani inspiratif itu.

Para kader PDIP pun terlihat khusuk berdoa dan menaburkan bunga. Selain itu, dalam rangka Hari Lingkungan Hidup dilakukan juga penanaman pohon di sekitar makam. Kegiatan turut dihadiri Bendahara PDIP Jabar, Ineu Purwadewi Sundari; Ketua Komisi I DPRD Jabar, Bedi Budiman; dan sejumlah anggota Fraksi PDIP DPRD Jabar dan DPRD Kota Bandung serta para relawan dan simpatisan.
(sms)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top