Masih Berproses Hukum, Pembangunan Jembatan Bialo Dihentikan

Kamis, 03 Juni 2021 - 12:54 WIB
loading...
Masih Berproses Hukum,...
Pembangunan jembatan muara sungai Bialo Kabupaten Bulukumba, dihentikan karena masih dalam proses hukum. Foto: Ilustrasi/Sindonews
A A A
BULUKUMBA - Pembangunan Jembatan muara Sungai Bialo di Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba pada tahap keempat harus dihentikan karena masih dalam proses hukum.

Pada tahap keempat ini, pembangunan Jembatan Bialo kembali dianggarkan sebesar Rp22 Miliar lebih. Bahkan Pemkab Bulukumba melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa telah menetapkan pemenang tender, serta sudah melakukan penandatanganan kontrak pada awal tahun 2021 lalu.

Baca Juga: DPRD Bulukumba Soroti Proses Lelang Proyek Jembatan Sungai Bialo

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bulukumba, Rudy Ramlan mengaku, saat ini anggaran masih dipegang pihaknya. Meski telah ada pemenang tender dan kontrak yang telah ditandatangani oleh PT Gunung Raya Bulukumba.

"Kepolisian melalui Polda Sulsel tengah menyelidiki bangunannya, kita memberi waktu kepolisian untuk mengusut," kata Rudy Ramlan, Kamis, (3/06/2021).

Rudy mengaku, tak ingin salah langkah meski anggarannya itu dalam posisi kontrak. Namun untuk proses pencairan pihaknya tidak berani untuk melakukan hingga mendapat petunjuk lebih lanjut.

"Jangan sampai persoalan lain muncul jika terlalu cepat mencairkan," kata Rudy Ramlan.

Sehingga dirinya berencanan, akan melakukan recofushing anggaran jembatan yang akan menghubungkan Kampung Nipa ke Jalan Menara, Bulukumba tersebut.

Baca Juga: Pengerjaan Jembatan Bialo Bulukumba Tahap Keempat Rusak, DPRD Minta Audit

Hingga saat ini, Rudy Ramlan mengaku, jika Jembatan Bialo telah menelan anggaran puluhan miliar. Dimana tahap awal di 2017 diangggarkan Rp10,7 Miliar untuk pondasinya saja. Dan terus berlanjut setiap tahunya dianggarakan.

Kuasa Pelaksana Anggaran PT Gunung Raya Bulukumba, Toni Arsyad yang dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan proses lelang oleh beberapa pihak. Hanya saja, seharusnya tidak menganggu proses pembangunan pasalnya telah ada kontrak.

"Seharusnya pemerintah menghormati kontrak yang telah ada, maksudnya pengguna anggaran disini, karenakan kontrak ini prodak hukum," kata Toni.

Dalam proses lelang, PT Gunung Raya Bulukumba, menurutnya sesuaui dengan proses hukum, dimana 10 peserta lelang. Dirinya yang menjadi pemenang karena menjadi penawar terendah.

Baca Juga: Penegak Hukum Diminta Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Bialo

Dari pagu sebesar Rp23 miliar, PT Gunung Raya Bulukumba mengajukan penawaran sebesar Rp22,878.000.000.

"Tahap 4 pengerjaanya untuk pembagunan rangka baja jembatan , rangka itukan perlu proses 5-6 bulan pemesananya, tapi kitakan perlu dana, dan salah satunya kita harapkan adalah uang muka," kata Tony.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masih Berproses Hukum,...
Masih Berproses Hukum, Pembangunan Jembatan Bialo Dihentikan
DPRD Bulukumba Soroti...
DPRD Bulukumba Soroti Proses Lelang Proyek Jembatan Sungai Bialo
Pengerjaan Jembatan...
Pengerjaan Jembatan Bialo Bulukumba Tahap Keempat Rusak, DPRD Minta Audit
Rekomendasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved