Penanganan Masalah Kemiskinan di Luwu Utara Membutuhkan Pusat Informasi
Kamis, 03 Juni 2021 - 09:12 WIB
loading...
Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur (kiri) saat Ngopi Bareng di Warkop Indah Kantor Bupati bersama jajaran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), Rabu (2/6/2021) pagi. Foto: Istimewa
A
A
A
LUWU UTARA - Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur memberikan gambaran konkret terkait penanganan kemiskinan yang seharusnya dilakukan di Kabupaten Luwu Utara.
Menurut Suaib, Luwu Utara harus memiliki Pusat Informasi Kemiskinan terlebih dahulu sebelum semua stakeholder bergerak melakukan penanganan dan penanggulangan kemiskinan .
“Pusat informasi khusus kemiskinan harus ada sebelum kita bergerak. Ini penting, karena saya sendiri terkadang menerima informasi terkait warga miskin itu justru melalui media sosial,” ungkap Wabup Suaib, saat Ngopi Bareng di Warkop Indah Kantor Bupati bersama jajaran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), Rabu (2/6/2021) pagi.
Menurut dia, ke depan, semua informasi yang terkait kemiskinan harus bermuara ke pusat informasi supaya mudah bagi pemerintah melakukan intervensi. “Harusnya semua bermuara ke pusat informasi. Yang penting kita tahu bahwa ada masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian karena masalah ekonomi,” terangnya.
Baca Juga: 80 CPNS Luwu Utara Ikut Latsar, Fungsional Guru Terbanyak
Menurut Suaib, Luwu Utara harus memiliki Pusat Informasi Kemiskinan terlebih dahulu sebelum semua stakeholder bergerak melakukan penanganan dan penanggulangan kemiskinan .
“Pusat informasi khusus kemiskinan harus ada sebelum kita bergerak. Ini penting, karena saya sendiri terkadang menerima informasi terkait warga miskin itu justru melalui media sosial,” ungkap Wabup Suaib, saat Ngopi Bareng di Warkop Indah Kantor Bupati bersama jajaran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), Rabu (2/6/2021) pagi.
Menurut dia, ke depan, semua informasi yang terkait kemiskinan harus bermuara ke pusat informasi supaya mudah bagi pemerintah melakukan intervensi. “Harusnya semua bermuara ke pusat informasi. Yang penting kita tahu bahwa ada masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian karena masalah ekonomi,” terangnya.
Baca Juga: 80 CPNS Luwu Utara Ikut Latsar, Fungsional Guru Terbanyak
Lihat Juga :