Mengharukan, Ibunda Pengantin Pria Ungkap Percakapan Terakhir Anaknya Sebelum Loncat dari Lantai 7

Senin, 31 Mei 2021 - 23:46 WIB
loading...
Mengharukan, Ibunda...
Foto Gerald Farlen Suatan (30) calon pengantin pria yang ditemukan tewas usai melompat dari lantai 7 sebuah hotel bersama pasangannya. Foto: Istimewa
A A A
MANADO - Peristiwa Gerald Farlen Suatan (30) seorang calon pengantin pria yang ditemukan tewas usai melompat dari lantai 7 sebuah hotel berbintang di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan Wenang, Kota Manado , Provinsi Sulawesi Utara ( Sulut ), Jumat (28/5/2021) lalu masih menyisakan misteri.

Masyarakat banyak yang bertanya-tanya dan menerka-nerka penyebab sampai calon pengantin yang akrab disapa Alen berbuat senekat itu, padahal tinggal beberapa jam lagi pemberkatan nikahnya akan digelar.

Mengharukan, Ibunda Pengantin Pria Ungkap Percakapan Terakhir Anaknya Sebelum Loncat dari Lantai 7

Baca juga: Manado Gempar! Pria Berbaju Pengantin Tewas usai Melompat dari Lantai 7 Hotel Berbintang

Ada yang mengkaitkan dengan masalah keluarga yang terlambat datang, bahkan ada juga yang mengkaitkan dengan cerita horor dimana hotel yang menjadi lokasi kejadian dahulunya merupakan bekas rumah sakit sehingga banyak berkembang cerita-cerita mistis.

Namun, dalam sebuah video yang beredar di media sosial, tampak terlihat Ibu Alen menangis di samping jenazah almarhum putranya. Sang ibu mengungkapkan pembicaraan terakhirnya dengan Alen dimana anaknya bertanya tentang beberapa keluarganya yang belum juga datang padahal pernikahan akan segera dilangsungkan. "Kita bilang so di perjalanan (saya bilang sudah dalam perjalanan)," ujar ibu Alen dalam video tersebut.

Baca juga: Menyayat Hati, Curhat Pengantin Perempuan yang Pasangannya Tewas Loncat dari Lantai 7 Hotel

Namun sepertinya Alen tidak percaya dengan kata-kata dari ibunya itu. Alen kembali mempertanyakan keluarganya yang belum datang sementara keluarga dari mempelai perempuan sudah datang.

"Ma, so dari tadi satu jam lalu bilang dalam perjalanan, sampe skarang belum sampe-sampe, parampuang pe orangtua so ada, kita malu ma kita pe keluarga nyanda ada cuma mama (Ma sudah dari tadi satu jam lalu bilang dalam perjalanan, sampai sekarang belum sampai-sampai, keluarga perempuan sudah sudah ada, saya malu Ma, keluarga saya tidak ada hanya Mama," tuturnya.

Usai mengucapkan hal itu, Alen kemudian langsung masuk ke dalam kamar. Beberapa menit kemudian dia mendapat kabar kalau Alen sudah jatuh.

"Masa ngana mo ambil keputusan bagini cuma ngana malo deng kecewa Alen. Sekarang ngana pe pertanyaan mama mo jawab Alen, ngana cuma malo dan kecewa dorang terlambat datang Alen. Ngana harusnya berpikir Alen, ngana inga kasiang ngana masih ada ade Alen. (Mengapa kamu ambil keputusan begini cuma karena malu dan kecewa Alen. Sekarang pertanyaan kamu Mama jawab Alen, kamu cuma malu dan kecewa mereka terlambat datang Alen. Kamu seharusnya berpikir Alen, kamu harusnya ingat kasihan kalau kamu masih punya adik Alen)," tangis sang ibu di samping peti mati anaknya.

Mengharukan, Ibunda Pengantin Pria Ungkap Percakapan Terakhir Anaknya Sebelum Loncat dari Lantai 7

Baca juga: Total Uang Rp6M dan Perhiasan Berharga Milik Istri Wagub Dirampok Saat Insiden Perusakan Rumah Dinas

Sementara untuk cerita mistisnya, diketahui lokasi hotel berbintang tersebut dahulunya merupakan sebuah rumah sakit. Bermula pada tahun 1936, saat itu pemerintah Belanda mendirikan Koningen Wilhelmina Ziekenheuis (KWZ) di lokasi Gunung Wenang, Manado. Lalu, pada saat bala tentara Jepang datang dan menduduki Manarou, RS ini kemudian berganti nama menjadi Kaigun Byoo-in.

Setelah Indonesia merdeka, namanya kemudian berganti menjadi RS Gunung Wenang Manado. Pada 9 Februari 1995, RS ini kemudian pindah ke lokasi yang lebih memadai dan lebih luas di daerah Malalayang Manado atau yang sekarang bernama RSUP Prof. dr. R.D. Kandou. Setelah lama terlantar, pada tahun 2008 dilokasi itu kemudian didirikan sebuah hotel mewah berbintang 5.

Sementara, Kapolsek Wenang AKP Emilda Sonu saat dikonfirmasi oleh MNC Portal Indonesia (MPI) terkait motif dari kejadian tersebut enggan memberikan komentar lebih. "Motif intern keluarga. Karena ini intern keluarga, alangkah baiknya langsung bicara dengan keluarga," kata AKP Emilda Sonu kepada MPI, Senin (31/5/2021).

Baca juga: Miris, Rumah Kontrakan Istri Ajudan Soekarno Berakhir 1 Juni, Tepat di Hari Lahir Pancasila

Diketahui peristiwa Alen menjadi viral usai ditemukan tewas melompat dari kamar 710 lantai tujuh hotel tersebut. Dari keterangan UGD RS. Siloam bahwa saat korban dibawa ke Rumah Sakit sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kiri, luka pada bagian dada dan mengalami patah tulang di bagian bahu kiri.

Alen melompat dengan masih menggunakan baju pengantin lengkap, padahal tinggal beberapa jam lagi dia akan melangsungkan ibadah peneguhan dan pemberkatan nikah sekira pukul 14.00 Wita dan dilanjutkan dengan resepsi pernikahan di Resto Rumah Alam sekira pukul 16.30 Wita.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangkit Dari Badai Pandemi...
Bangkit Dari Badai Pandemi COVID-19, Ratusan Pengusaha Pernikahan Unjuk Kekuatan
Pameran Pernikahan Tradisional...
Pameran Pernikahan Tradisional Jadi Ajang Calon Pengantin Mengabadikan Momen Istimewa
Viral! Pasangan Mempelai...
Viral! Pasangan Mempelai Dicibir Tak Niat Nikah Gegara Baju Pengantin yang Kelewat Santai
Kenakan Kebaya Merak...
Kenakan Kebaya Merak Asih, Kiky Saputri Tampak Cantik saat Akad Nikah
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved