Desa di Lumajang Ini Usung Konsep Wisata Alam dan Amal
Senin, 31 Mei 2021 - 00:33 WIB
loading...
A
A
A
Jumlah BUM Desa di Jatim sendiri sebanyak 6.118 BUM Desa dengan klasifikasi maju (537 BUM Desa), berkembang (2.285 BUM Desa), dan pemula (3.296 BUM Desa). Dari jumlah tersebut sebanyak 267 BUM Desa yang telah mengelola unit usaha wisata. Baca juga: Gubernur Khofifah Dorong Optimalisasi PPP Mayangan Kota Probolinggo
Pemprov Jatim terus melakukan pendampingan bagi BUM Desa termasuk di Desa Candipuro, Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro Lumajang ini. Pendampingan tersebut meliputi pelatihan tata kelola pengembangan produk wisata, pelatihan penyusunan SOP oleh Tim East Java Ecotourism Forum, Pelatihan Clean, Healthy, Safety, Environment Sustainibility (CHSE) oleh Disbudpar Jatim.
Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan bahwa Lumajang memiliki konsep pariwisata yang kolaboratif. Dimana misalnya beberapa spot keolahragaan dikemas satu kesatuan dan saling menguntungkan dengan menempatkan venue-nya di tempat wisata seperti BmX Cross di Wisata Selokambang, serta area BMX di Kebun Teh Kertowono
“Bila ini saling menunjang maka optimalisasi potensi ini bisa dikembangkan dan dikolaborasikan. Harapannya ini akan jadi fokus antara satu program dengan program yang lain dan bisa saling menguatkan. Kami ingin menjadi bagian kepariwisataan yang interkoneksi,” pungkasnya.
Pemprov Jatim terus melakukan pendampingan bagi BUM Desa termasuk di Desa Candipuro, Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro Lumajang ini. Pendampingan tersebut meliputi pelatihan tata kelola pengembangan produk wisata, pelatihan penyusunan SOP oleh Tim East Java Ecotourism Forum, Pelatihan Clean, Healthy, Safety, Environment Sustainibility (CHSE) oleh Disbudpar Jatim.
Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan bahwa Lumajang memiliki konsep pariwisata yang kolaboratif. Dimana misalnya beberapa spot keolahragaan dikemas satu kesatuan dan saling menguntungkan dengan menempatkan venue-nya di tempat wisata seperti BmX Cross di Wisata Selokambang, serta area BMX di Kebun Teh Kertowono
“Bila ini saling menunjang maka optimalisasi potensi ini bisa dikembangkan dan dikolaborasikan. Harapannya ini akan jadi fokus antara satu program dengan program yang lain dan bisa saling menguatkan. Kami ingin menjadi bagian kepariwisataan yang interkoneksi,” pungkasnya.
(don)
Lihat Juga :