Potensi Retribusi Sampah Makassar Rp86 Milliar Per Tahun
Senin, 31 Mei 2021 - 07:11 WIB
loading...
Potensi retribusi sampah di Kota Makassar mencapai Rp86 Miliar. Foto: Sndonews/dok
A
A
A
MAKASSAR - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat potensi retribusi sampah di Kota Makassar dapat mencapai Rp86 milliar per tahun.
Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Ibrahim Akkas mengatakan, jumlah tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan penjajakan jumlah Kepala Kelurga (KK) di Kota Makassar beserta jenis bangunan yang ada.
Baca Juga: Anggota DPRD Kota Makassar Abdul Wahid Ajak Warga Kelola Sampah
"Jadi kita lihat mi berapa jumlah KK di Makassar, terus kita kalikan mi retribusinya, itu hasil kalkulasi ada potensi sampai Rp86 Milliar," katanya.
Dia mengatakan, kewenangan sepenuhnya berada di kecamatan, potensi retribusi tersebut diharapkan benar-benar mampu dicapai agar target PAD Rp2 triliun dapat secepatnya dicapai.
Pasalnya hingga saat ini retribusi yang ada masih sangat jauh dari potensi sehingga dianggap perlu lebih dioptimalkan.
"Jadi jangan hanya Bapenda saja yang jadi tulang punggung, ini sektor-sektor lain masih memiliki potensi yang tinggi, harus dioptimalkan supaya kita bisa secepatnya menuju PAD Rp2 Triliun," tuturnya
Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Ibrahim Akkas mengatakan, jumlah tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan penjajakan jumlah Kepala Kelurga (KK) di Kota Makassar beserta jenis bangunan yang ada.
Baca Juga: Anggota DPRD Kota Makassar Abdul Wahid Ajak Warga Kelola Sampah
"Jadi kita lihat mi berapa jumlah KK di Makassar, terus kita kalikan mi retribusinya, itu hasil kalkulasi ada potensi sampai Rp86 Milliar," katanya.
Dia mengatakan, kewenangan sepenuhnya berada di kecamatan, potensi retribusi tersebut diharapkan benar-benar mampu dicapai agar target PAD Rp2 triliun dapat secepatnya dicapai.
Pasalnya hingga saat ini retribusi yang ada masih sangat jauh dari potensi sehingga dianggap perlu lebih dioptimalkan.
"Jadi jangan hanya Bapenda saja yang jadi tulang punggung, ini sektor-sektor lain masih memiliki potensi yang tinggi, harus dioptimalkan supaya kita bisa secepatnya menuju PAD Rp2 Triliun," tuturnya
Lihat Juga :