Viral Ustaz Khalid Basalamah Larang Nyanyikan Lagu Indonesia Raya, Begini Faktanya

Sabtu, 29 Mei 2021 - 18:06 WIB
loading...
A A A
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah wassalatu wassalamu'ala rasulillah, segala puji dan puja ke hadirat Allah SWT, juga salawat dan taslim kepada nabi besar Muhammad SAW.

Saudaraku seiman salah satu nikmat Allah SWT yang besar kepada kita yaitu nikmat ketentraman, keamanan, kemerdekaan, dan itu akan terus kita perjuangkan. Bagaimana Nabi SAW pada saat diusir dari Mekah, beliau lalu menghadap ke arah Mekah pada saat ingin ke Madinah dan berkata, 'Kalau bukan karena kaumku mengeluarkanku darimu, maka aku tidak akan keluar karena engkau adalah negeri yang paling aku cintai'.

Kita semua mencintai negeri kita Indonesia dan semua yang mendukung perjuangan atas negara ini tentu akan kita dukung. Terutama dari pada dai-dai, para mubalig, para kiai. Karena memang negara ini berdiri di atas kumandang takbir dan juga motivasi mereka kepada umat untuk berjuang, sehingga kemerdekaan dicapai.

Pada kesempatan ini, teman-teman sekalian, saya Khalid Basalamah ingin meluruskan ada cuplikan pada tahun 2017 lalu, ada seseorang bertanya kepada saya di salah satu masjid di Jatinegara tentang masalah di sekolah anak bapak penanya ini, itu ada ada perintah untuk menyanyi Indonesia Raya dan dia yang saya tangkap dari pertanyaan itu tidak ingin ikut dan dia khawatir ditegur.

Sesuai dengan pertanyaan itu, maka saya menjawab pada saat itu tidak usah Anda ikut, dalam arti kata dia sendiri merasa terbebani karena pada saat disuruh ikut. Saya sedang membahas tentang keluhan dia, ikut dia ataupun anaknya dia di sekolah. Jadi bukan sedang membahas sebenarnya tentang masalah syair dan lagu Indonesia Raya. Kita semua warga Indonesia pasti sangat paham bahwasanya syair-syair ini semua disusun oleh para pejuang kita justru menjadi sebuah motivasi agar para warga Indonesia siap berjuang.

Saya pribadi sangat memahami masalah itu dan kalau bukan karena mencintai dan memperjuangkan negeri tercinta Indonesia, maka mungkin kami tidak akan selalu mengadakan live setiap hari menyampaikan agama Allah dan agama Allah itu isinya semua kebaikan, menyuruh jujur, amanah, tanggung jawab, berbakti dengan orang tua.

Begitu juga dengan melarang dari semua hal-hal yang buruk, mencuri, menggibah, memfitnah, menipu. Kemudian mendukung pemerintah dalam setiap kegiatan positif, melarang dan meredam masyarakat yang ingin membuat keonaran dan pemberontakan yang selalu kami kumandangkan agar kita semua bisa bersinergi dalam menjaga ketentraman dan juga kemakmuran Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Hadapi Dampak Negatif...
Hadapi Dampak Negatif Digitalisasi, Perlu Literasi dan Aturan yang Relevan
Rekomendasi
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Berita Terkini
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Infografis
Apakah Makan Nasi Putih...
Apakah Makan Nasi Putih Bikin Gemuk? Begini Faktanya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved