Gugur Diserang Kelompok Bersenjata, Jenazah Briptu Stevanus Mario Sanoi Belum Dievakuasi
Jum'at, 28 Mei 2021 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
Akibat peristiwa tersebut, dilaporkan ada tiga pucuk senjata api dirampas oleh kelompok bersenjata yang melakukan penyerangan. Yakni dua pucuk senapan laras panjang SS1, dan satu pistol revolver.
Diduga, penyerangan berdarah ini dilakukan oleh enam orang. Mereka dideteksi sebagai anggota teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Ngalum Kupel, pimpinan Lamek Alipki Taplo.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan, penyerangan tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok orang sehingga menyebabkan gugurnya Briptu Mario Sanoy pada Jumat (28/5/2021). Karena sebelumnya pada Kamis (27/5/2021) malam sekitar pukul 24.00 WIT korban masih terlihat ngobrol dengan tetangganya warga setempat.
Baca juga: Tengah Malam Didatangi Polisi, Para Pemandu Lagu Berpakaian Seksi Panik
Saat kejadian, almarhum bertugas seorang diri karena Polsubsektor Oksamol hanya beranggotakan empat orang anggota polisi. Di mana tiga di antaranya berada di luar yakni dua di Oksibil, Ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang, dan seorang lainnya di Jayapura dalam rangka berobat.
Saat kejadian, kata Kamal, almarhum bertugas seorang diri karena Polsubsektor Oksamol hanya beranggotakan empat orang anggota Polisi. Dimana tiga di antaranya berada di luar yakni dua di Oksibil, ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang dan seorang lainnya di Jayapura dalam rangka berobat .
Dari keterangan warga setempat, ada sekitar enam orang yang berada di sekitar Mapolsubsektor Oskamol, usai penyerangan tersebut. "Saat ini kasusnya masih dalam penyidikan , dan jenazah korban masih diupayakan dievakuasi dari TKP," tandasnya.
Diduga, penyerangan berdarah ini dilakukan oleh enam orang. Mereka dideteksi sebagai anggota teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Ngalum Kupel, pimpinan Lamek Alipki Taplo.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan, penyerangan tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok orang sehingga menyebabkan gugurnya Briptu Mario Sanoy pada Jumat (28/5/2021). Karena sebelumnya pada Kamis (27/5/2021) malam sekitar pukul 24.00 WIT korban masih terlihat ngobrol dengan tetangganya warga setempat.
Baca juga: Tengah Malam Didatangi Polisi, Para Pemandu Lagu Berpakaian Seksi Panik
Saat kejadian, almarhum bertugas seorang diri karena Polsubsektor Oksamol hanya beranggotakan empat orang anggota polisi. Di mana tiga di antaranya berada di luar yakni dua di Oksibil, Ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang, dan seorang lainnya di Jayapura dalam rangka berobat.
Saat kejadian, kata Kamal, almarhum bertugas seorang diri karena Polsubsektor Oksamol hanya beranggotakan empat orang anggota Polisi. Dimana tiga di antaranya berada di luar yakni dua di Oksibil, ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang dan seorang lainnya di Jayapura dalam rangka berobat .
Dari keterangan warga setempat, ada sekitar enam orang yang berada di sekitar Mapolsubsektor Oskamol, usai penyerangan tersebut. "Saat ini kasusnya masih dalam penyidikan , dan jenazah korban masih diupayakan dievakuasi dari TKP," tandasnya.
(eyt)
Lihat Juga :