Bantu Suku Kajang, Mahasiswa UNM Raih Hibah PKM Kementerian Pendidikan
Jum'at, 28 Mei 2021 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Dosen pembimbing Anisa dan tim, Yasdin, menyatakan, inovasi Kadow merupakan pemikiran yang sangat brilian di era industri 4.0.
Baca juga:Dosen dan Karyawan UNM Terima Suntikan Vaksin Covid-19 Kedua
"Ini ide masyarakat 5.0, super smart society. Aplikasi Kadow yang dikembangkan Anisa dan kawan-kawan membuktikan bahwa teknologi dan budaya bisa hidup beriringan. Inovasi mereka sangat layak didorong ke level yang lebih luas. Ini sangat memungkinkan digunakan secara nasional," kata Yasdin yang juga Kepala Pusat Riset dan Penguatan Inovasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakan UNM .
Sebenarnya, selain Anisa dan Tim, UNM juga meloloskan 108 tim lain. Tota 109 tim diloloskan UNM mendapatkan dana hibah untuk tahun 2021. Bahkan UNM menempati peringkat 9 secara nasional, kampus yang mendapatkan pendanaan hibah PKM.
Baca juga:Dosen dan Karyawan UNM Terima Suntikan Vaksin Covid-19 Kedua
"Ini ide masyarakat 5.0, super smart society. Aplikasi Kadow yang dikembangkan Anisa dan kawan-kawan membuktikan bahwa teknologi dan budaya bisa hidup beriringan. Inovasi mereka sangat layak didorong ke level yang lebih luas. Ini sangat memungkinkan digunakan secara nasional," kata Yasdin yang juga Kepala Pusat Riset dan Penguatan Inovasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakan UNM .
Sebenarnya, selain Anisa dan Tim, UNM juga meloloskan 108 tim lain. Tota 109 tim diloloskan UNM mendapatkan dana hibah untuk tahun 2021. Bahkan UNM menempati peringkat 9 secara nasional, kampus yang mendapatkan pendanaan hibah PKM.
(luq)
Lihat Juga :