Diisukan Meninggal Dunia, Gubernur Papua Lukas Enembe Jalani Pengobatan di Singapura
Rabu, 26 Mei 2021 - 15:48 WIB
loading...
Juru Bicara Gubernur, Rifai Darus didampingi Staf Khusus Gubernur Papua, Ronald Manurung, menjelaskan kondisi kesehatan Gubernur Papua, Lukas Enembe. Foto/iNews TV/Chanry Andrew Suripaty
A
A
A
JAYAPURA - Isu meninggalnya Gubernur Papua , Lukas Enembe, sempat membuat tegang warga Kota Jayapura. Kabar bohong tersebut, menyebar melalui pesan berantai melalui ponsel dan di media sosial.
Baca juga: Gubernur Papua Lukas Enembe Dikabarkan Meninggal, Jubir: Itu Hoaks
Juru Bicara Gubernur Papua , Rifai Darus yang didampingi Staf Khusus Gubernur Papua , Ronald Manurung langsung memberikan keterangan pers kepada wartawan di Jayapura, Selasa, (25/5/2021).
Rifai Darus dalam keterangan pers tersebut mengaku, bahwa dalam kurun beberapa hari belakangan ini banyak sekali beredar pesan singkat elektronik, dan disinformasi di media sosial yang menyatakan bahwa Gubernur Papua , Lukas Enembe meniggal dunia.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalur Wisata Gunung Bromo, Lima Korban Tewas Bergelimpangan di Jalan
Menurut Rifai, bahwa pesan tersebut adalah pesan yang keliru, dan mengandung berita bohong atau hoax. "Saya nyatakan, bahwa pesan itu keliru dan sepenuhnya mengandung berita bohong atau hoax " tegas Rifai Darus.
Baca juga: Gubernur Papua Lukas Enembe Dikabarkan Meninggal, Jubir: Itu Hoaks
Juru Bicara Gubernur Papua , Rifai Darus yang didampingi Staf Khusus Gubernur Papua , Ronald Manurung langsung memberikan keterangan pers kepada wartawan di Jayapura, Selasa, (25/5/2021).
Rifai Darus dalam keterangan pers tersebut mengaku, bahwa dalam kurun beberapa hari belakangan ini banyak sekali beredar pesan singkat elektronik, dan disinformasi di media sosial yang menyatakan bahwa Gubernur Papua , Lukas Enembe meniggal dunia.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalur Wisata Gunung Bromo, Lima Korban Tewas Bergelimpangan di Jalan
Menurut Rifai, bahwa pesan tersebut adalah pesan yang keliru, dan mengandung berita bohong atau hoax. "Saya nyatakan, bahwa pesan itu keliru dan sepenuhnya mengandung berita bohong atau hoax " tegas Rifai Darus.
Lihat Juga :