RSUD I Lagaligo Bakal Bangun Ruang Perawatan Satu Kamar Satu Pasien
Rabu, 26 Mei 2021 - 13:02 WIB
loading...
Pelaksanaan ekspose terkait rencana pembangunan gedung ruang rawat inap satu kamar satu pasien RSUD I Lagaligo. Foto: Fitra Budin
A
A
A
MALILI - Bupati Luwu Timur , Budiman mengikuti ekspose terkait rencana pembangunan gedung ruang rawat inap satu kamar satu pasien dan gedung ruang operasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I Lagaligo Wotu, Luwu Timur . Ekspose tersebut berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati, Selasa (25/05/21).
Selain Bupati, ekspose rencana desain pembangunan ruang rawat inap dan ruang operasi RSUD I Lagaligo Wotu juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Siddiq, Anggota DPRD Mahading, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Luwu Timur Hasbuddin, Perwakilan Kapolres, Direktur RSUD I Lagaligo Wotu dr Benny dan beberapa OPD terkait.
Pembangunan ruang rawat inap satu kamar satu pasien yang diekspose PT Trimako Abdi Konsulindo itu nantinya terdiri dari tiga lantai. Setiap lantai akan dibangun 16 kamar. Rencana anggaran akan dilakukan dalam dua tahap, dimana tahap satu pada tahun anggaran 2021 senilai Rp15 miliar dan tahap kedua pada tahun 2022 senilai Rp22,7 miliar.
Baca Juga: Pandemi, Sekprov Sulsel Minta Bupati Luwu Timur Perkuat Investasi dan Ekspor
Sementara pembangunan gedung ruang operasi diekspose oleh PT Rancang Rencana Indonesia. Dalam paparannya, pembangunan gedung ruang OK terdiri dari dua lantai direncanakan akan membutuhkan anggaran senilai Rp22 miliar. Khusus lantai dua akan dibangun tiga kamar operasi dan satu kamar operasi kecil.
Selain Bupati, ekspose rencana desain pembangunan ruang rawat inap dan ruang operasi RSUD I Lagaligo Wotu juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Siddiq, Anggota DPRD Mahading, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Luwu Timur Hasbuddin, Perwakilan Kapolres, Direktur RSUD I Lagaligo Wotu dr Benny dan beberapa OPD terkait.
Pembangunan ruang rawat inap satu kamar satu pasien yang diekspose PT Trimako Abdi Konsulindo itu nantinya terdiri dari tiga lantai. Setiap lantai akan dibangun 16 kamar. Rencana anggaran akan dilakukan dalam dua tahap, dimana tahap satu pada tahun anggaran 2021 senilai Rp15 miliar dan tahap kedua pada tahun 2022 senilai Rp22,7 miliar.
Baca Juga: Pandemi, Sekprov Sulsel Minta Bupati Luwu Timur Perkuat Investasi dan Ekspor
Sementara pembangunan gedung ruang operasi diekspose oleh PT Rancang Rencana Indonesia. Dalam paparannya, pembangunan gedung ruang OK terdiri dari dua lantai direncanakan akan membutuhkan anggaran senilai Rp22 miliar. Khusus lantai dua akan dibangun tiga kamar operasi dan satu kamar operasi kecil.
Lihat Juga :