Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Bupati Fauzi Minta Pimpinan OPD Lebih Kompak
Rabu, 26 Mei 2021 - 00:06 WIB
loading...
A
A
A
Khususnya di internal Pemkab Sumenep yang telah menjalankan roda pemerintahan secara bersih, transparan dan akuntabel. "Termasuk dukungan dari masyarakat Sumenep yang telah ikut andil dalam mengawasi, memberi saran dan kritik terhadap jalannya roda pemerintahan selama ini," terang Fauzi.
Kendati begitu, Fauzi meminta kepada pihak terkait, khususnya pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar tidak mudah puas. Ia ingin soliditas serta kekompakan tetap terjaga dengan baik.
Baca juga: Blitar Siapkan 10.000 Rapid Antigen Gratis Sambut Santri yang Kembali ke Pondok
Untuk mempertahankan opini WTP, kata Fauzi, diperlukan kerja ekstra, lebih profesional, transparan dan akuntabel dalam menjalankan roda pemerintahan. "Kedepan harus lebih kompak, lebih konsisten dalam membangun integritas agar opini WTP ini bisa terus dipertahankan," tegas dia.
Fauzi juga menekankan pentingnya sinergitas berbagai pihak. Menurut dia, hal itu akan menjadi modal kuat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta tata kelola keuangan yang efektif. "Semuanya kita dorong supaya merencanakan perencanaan kegiatan agar lebih efisien, efektif dan tepat sasaran," pungkasnya.
Kendati begitu, Fauzi meminta kepada pihak terkait, khususnya pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar tidak mudah puas. Ia ingin soliditas serta kekompakan tetap terjaga dengan baik.
Baca juga: Blitar Siapkan 10.000 Rapid Antigen Gratis Sambut Santri yang Kembali ke Pondok
Untuk mempertahankan opini WTP, kata Fauzi, diperlukan kerja ekstra, lebih profesional, transparan dan akuntabel dalam menjalankan roda pemerintahan. "Kedepan harus lebih kompak, lebih konsisten dalam membangun integritas agar opini WTP ini bisa terus dipertahankan," tegas dia.
Fauzi juga menekankan pentingnya sinergitas berbagai pihak. Menurut dia, hal itu akan menjadi modal kuat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta tata kelola keuangan yang efektif. "Semuanya kita dorong supaya merencanakan perencanaan kegiatan agar lebih efisien, efektif dan tepat sasaran," pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :