Sri Sultan: Era Digital, Lulusan UNY Diharapkan Tidak Tercerabut Akar Budayanya
Jum'at, 21 Mei 2021 - 15:04 WIB
loading...
A
A
A
“Diharapkan model sinergi 3-K, Kaprajan-Kampus-Kampung dikembangkan sebagai energi akselerasi bagi percepatan terwujudnya Renaisans-Yogyakarta. Kaprajan termasuk Kasultanan dan Kadipaten sebagai pamomong dan peneladan harus mengubah cara berpikir dan bertindakdengan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya adiluhung agar menjadi perilaku warga,” paparnya.
Sedangkan sebagai penyelenggara negara agar berpikir dan bekerja cerdas. Didukung oleh akademisi yang inventif dengan komitmen, rohaniawan yang mengamalkan kesalehan ritual dan kesalehan publik, wirausahawan yang inovatif dan berani mengambil risiko, didukung oleh rakyat Jogja-Istimewa yang kreatif. Baca juga: JCW Kritik Pertemuan KPK dan Gubernur DIY Sri Sultan
Ketua Dewan Pertimbangan UNY, Abdul Halim Iskandar mengatakan berkat kegigihan, pengabdian dan keikhlasan seluruh civitas akademika UNY telah banyak berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk manusia Indonesia seutuhnya.
“UNY tidak boleh hanya mengejar status masyhur di kancah nasional maupun Internasional saja. Jangansampaimenjadimenaragading, yang melupakan dan mengabaikan nasib rakyat sekitarnya, amanat Tri Dharma Perguruan Tingg iharus berimplikasi pada kesejahteraan warga” terang Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) itu.
Abdul Halim menyebutkan kekuatan lembaga pendidikan terletak pada relevansinya, yaitu pada kemanfaatan ilmu pengetahuan bagi masyarakat sebagai penjaga otoritas kebenaran ilmiah di tengah kondisi post truth, yang dibuktikan pada karya nyata civitas akademika di tengah-tengah warga masyarakat. “Saya berharap agar UNY lebih proaktif mengambil peran untuk terjun langsung ke desa,” harapnya.
Sedangkan sebagai penyelenggara negara agar berpikir dan bekerja cerdas. Didukung oleh akademisi yang inventif dengan komitmen, rohaniawan yang mengamalkan kesalehan ritual dan kesalehan publik, wirausahawan yang inovatif dan berani mengambil risiko, didukung oleh rakyat Jogja-Istimewa yang kreatif. Baca juga: JCW Kritik Pertemuan KPK dan Gubernur DIY Sri Sultan
Ketua Dewan Pertimbangan UNY, Abdul Halim Iskandar mengatakan berkat kegigihan, pengabdian dan keikhlasan seluruh civitas akademika UNY telah banyak berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk manusia Indonesia seutuhnya.
“UNY tidak boleh hanya mengejar status masyhur di kancah nasional maupun Internasional saja. Jangansampaimenjadimenaragading, yang melupakan dan mengabaikan nasib rakyat sekitarnya, amanat Tri Dharma Perguruan Tingg iharus berimplikasi pada kesejahteraan warga” terang Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) itu.
Abdul Halim menyebutkan kekuatan lembaga pendidikan terletak pada relevansinya, yaitu pada kemanfaatan ilmu pengetahuan bagi masyarakat sebagai penjaga otoritas kebenaran ilmiah di tengah kondisi post truth, yang dibuktikan pada karya nyata civitas akademika di tengah-tengah warga masyarakat. “Saya berharap agar UNY lebih proaktif mengambil peran untuk terjun langsung ke desa,” harapnya.
Lihat Juga :