Kukuhkan 6 Profesor, Ketua Majelis Wali Amanat USK Tekankan Integritas Akademik
Selasa, 12 Mei 2026 - 17:41 WIB
loading...
Ketua Majelis Wali Amanat USK Safrizal ZA menghadiri pengukuhan enam profesor Universitas Syiah Kuala (USK). Foto/istimewa.
A
A
A
ACEH - Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas Syiah Kuala (USK) menjadi momentum pengukuhan enam profesor baru sekaligus peneguhan komitmen moral akademik. Pengukuhan tersebut berlangsung di Event Hall Academic Activity Center (AAC) Prof. Dr. Dayan Dawood, M.A. hari ini.
Ketua Majelis Wali Amanat USK Safrizal ZA menegaskan jabatan profesor bukanlah titik akhir karier melainkan gerbang tanggung jawab intelektual yang lebih berat. “Teaching is more than imparting knowledge: it is inspiring change. Learning is more than absorbing facts: it is acquiring understanding,” kutipnya dari William Arthur Ward, Selasa (12/5/2026).
Safrizal menekankan bahwa ilmu tidak boleh berhenti sebagai capaian akademik semata. “lmu bukan sekadar capaian monumen karir akademik yang menjulang tinggi laksana mercusuar, sebaliknya ia bak tetes embun yang membasahi kerontangnya tanah di musim kemarau. Menjadi satu entitas yang cerah dan mencerahkan, dan entitas yang hidup dan menghidupi,” ujarnya.
Baca juga: Sah, Universitas Syiah Kuala Resmi Berstatus PTN-BH
Safrizal juga mengingatkan pentingnya integritas akademik. Sebab, Ketika perguruan tinggi kehilangan integritasnya maka kepercayaan masyarakat akan runtuh.
Ketua Majelis Wali Amanat USK Safrizal ZA menegaskan jabatan profesor bukanlah titik akhir karier melainkan gerbang tanggung jawab intelektual yang lebih berat. “Teaching is more than imparting knowledge: it is inspiring change. Learning is more than absorbing facts: it is acquiring understanding,” kutipnya dari William Arthur Ward, Selasa (12/5/2026).
Safrizal menekankan bahwa ilmu tidak boleh berhenti sebagai capaian akademik semata. “lmu bukan sekadar capaian monumen karir akademik yang menjulang tinggi laksana mercusuar, sebaliknya ia bak tetes embun yang membasahi kerontangnya tanah di musim kemarau. Menjadi satu entitas yang cerah dan mencerahkan, dan entitas yang hidup dan menghidupi,” ujarnya.
Baca juga: Sah, Universitas Syiah Kuala Resmi Berstatus PTN-BH
Safrizal juga mengingatkan pentingnya integritas akademik. Sebab, Ketika perguruan tinggi kehilangan integritasnya maka kepercayaan masyarakat akan runtuh.
Lihat Juga :