Pembangunan Konstruksi Stadion Mattoanging Ditarget Terlaksana Tahun 2022
Jum'at, 21 Mei 2021 - 08:56 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya Plt Gubernur Sulsel mengakui anggaran proyek Stadion Mattoanging tidak akan menggunakan dana pinjaman daerah dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp1,2 triliun. Dengan begitu, jika mengandalkan APBD murni, konstruksi stadion bakal dilakukan bertahap sesuai kemampuan keuangan Pemprov Sulsel.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel , Andi Arwin Azis menuturkan, detail engineering detail (DED) Stadion Mattoanging yang disusun PT Arkonin sebelumnya akan ditinjau ulang. Plt Gubernur dijadwalkan akan bertemu dengan perusahaan pemenang tender DED stadion itu.
Dia membeberkan, kapasitas Stadion Mattoanging akan disesuaikan menjadi 20 ribu penonton saja. Dimana pada perencanaan sebelumnya berdaya tampung 40 ribu penonton. Dengan adanya reviu desain tersebut, maka alokasi anggaran pembangunan stadion pun akan ditinjau ulang pada APBD-Perubahan 2021.
Baca Juga: Plt Gubernur Sulsel Serahkan Nasib Stadion Mattoanging ke TAPD
"Redesain dilakukan pada tahun 2021 sambil menunggu perubahan alokasi Rp1,2 triliun lebih bisa dikurangi pada perubahan APBD 2021. Kemudian diharapkan tahun 2022 terpenuhi anggarannya untuk konstruksi. Apabila sudah penetapan KUA-PPAS kita akan lelang dini," urai Arwin.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel , Andi Arwin Azis menuturkan, detail engineering detail (DED) Stadion Mattoanging yang disusun PT Arkonin sebelumnya akan ditinjau ulang. Plt Gubernur dijadwalkan akan bertemu dengan perusahaan pemenang tender DED stadion itu.
Dia membeberkan, kapasitas Stadion Mattoanging akan disesuaikan menjadi 20 ribu penonton saja. Dimana pada perencanaan sebelumnya berdaya tampung 40 ribu penonton. Dengan adanya reviu desain tersebut, maka alokasi anggaran pembangunan stadion pun akan ditinjau ulang pada APBD-Perubahan 2021.
Baca Juga: Plt Gubernur Sulsel Serahkan Nasib Stadion Mattoanging ke TAPD
"Redesain dilakukan pada tahun 2021 sambil menunggu perubahan alokasi Rp1,2 triliun lebih bisa dikurangi pada perubahan APBD 2021. Kemudian diharapkan tahun 2022 terpenuhi anggarannya untuk konstruksi. Apabila sudah penetapan KUA-PPAS kita akan lelang dini," urai Arwin.
Lihat Juga :