Setahun Pembelajaran Online, Disdik dan Kebudayaan Tangsel: Siswa Mudah Bosan dan Depresi
Selasa, 18 Mei 2021 - 11:49 WIB
loading...
A
A
A
Tekanan psikologis ini makin terasa pada anak usia TK yang membutuhkan arena bermain sebagai media belajarnya. Anak-anak dipaksa belajar online dan tidak bermain dengan teman-temannya.
"Makanya lebih ke dampak psikologi anak. Di mana anak merasa bosan dan jenuh, kangen dengan teman-temannya. Kejenuhan terus-menerus juga bisa menyebabkan depresi anak," jelasnya.
Adapun, solusi sementara yang diambil untuk mengatasi dampak psikologis pada anak adalah dengan melakukan home visit atau belajar di rumah siswa, guna mengurangi bosan pada anak. Baca juga: Masih Belajar Online, Pelajar dari Bekasi dan Bogor Terlibat Tawuran di Bantar Gebang
"Kehadiran siswa ketika belajar online 80-90 persen. Artinya yang sekitar 10-20 persen anak-anak yang terkendala pelaksanaan belajar online, bisa jadi karena terbatasan infrastrukturnya, HP-nya atau laptopnya, atau mungkin kuotanya dan sebagainya. Makanya ada solusi lain pembelajaran luring itu," pungkasnya.
"Makanya lebih ke dampak psikologi anak. Di mana anak merasa bosan dan jenuh, kangen dengan teman-temannya. Kejenuhan terus-menerus juga bisa menyebabkan depresi anak," jelasnya.
Adapun, solusi sementara yang diambil untuk mengatasi dampak psikologis pada anak adalah dengan melakukan home visit atau belajar di rumah siswa, guna mengurangi bosan pada anak. Baca juga: Masih Belajar Online, Pelajar dari Bekasi dan Bogor Terlibat Tawuran di Bantar Gebang
"Kehadiran siswa ketika belajar online 80-90 persen. Artinya yang sekitar 10-20 persen anak-anak yang terkendala pelaksanaan belajar online, bisa jadi karena terbatasan infrastrukturnya, HP-nya atau laptopnya, atau mungkin kuotanya dan sebagainya. Makanya ada solusi lain pembelajaran luring itu," pungkasnya.
(mhd)
Lihat Juga :