Tanggul Tambang di Kolaka Jebol Genangi Pemukiman dan Kebun, Warga Datangi PT CNI
Senin, 17 Mei 2021 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
"Jika dibiarkan terus menerus, maka semakin banyak masyarakat merasakan dampak dari lalainya pengawasan perusahaan," ujar Raldi.
Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, warga meminta agar pihak PT CNI, membuat cekdam sesuai dengan ketentuan. Sehingga tidak akan merugikan warga sekitar.
"Bahan cekdam yang dibuat hanya sebatas tanah saja (tanah labil). Akibatnya selalu jebol, parahnya karena lumpur dan bekas kayu yang dibuang oleh perusahaan masuk di pemukiman warga," ungkapnya.
Tokoh pemuda Kecamatan Wolo, Ketua IMPPW, Syamsuriadi juga mengkritisi PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) atas kelalaian yang menyebabkan dampak buruk bagi masyarakat sekitar tambang.
"PT CNI harus bertanggung jawab atas peristiwa jebolnya cekdam yang telah merendam pemukiman, perkebunan hingga jalan umum, dan ini bukan pertama kalinya, mestinya pihak perusahaan lebih teliti dan responsif dalam mengontrol Cekdamnya agar tidak lagi terjadi dampak yang merugikan warga," ujarnya.
Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, warga meminta agar pihak PT CNI, membuat cekdam sesuai dengan ketentuan. Sehingga tidak akan merugikan warga sekitar.
"Bahan cekdam yang dibuat hanya sebatas tanah saja (tanah labil). Akibatnya selalu jebol, parahnya karena lumpur dan bekas kayu yang dibuang oleh perusahaan masuk di pemukiman warga," ungkapnya.
Tokoh pemuda Kecamatan Wolo, Ketua IMPPW, Syamsuriadi juga mengkritisi PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) atas kelalaian yang menyebabkan dampak buruk bagi masyarakat sekitar tambang.
"PT CNI harus bertanggung jawab atas peristiwa jebolnya cekdam yang telah merendam pemukiman, perkebunan hingga jalan umum, dan ini bukan pertama kalinya, mestinya pihak perusahaan lebih teliti dan responsif dalam mengontrol Cekdamnya agar tidak lagi terjadi dampak yang merugikan warga," ujarnya.
Lihat Juga :