Ridwan Kamil Optimistis Potensi Lonjakan COVID-19 Pasca-Lebaran Masih Terkendali
Senin, 17 Mei 2021 - 16:58 WIB
loading...
A
A
A
Kang Emil melanjutkan, berdasarkan hasil rakor, Presiden Jokowi menyampaikan dua amanat penting, yakni pengendalian kasus COVID-19 pasca-Lebaran 2021 dan upaya pemulihan ekonomi.
"Dari sisi (COVID-19), Jabar hanya terabsen varian (baru COVID-19) di Karawang (sudah sembuh). Di luar itu aman terkendali. Kedua, (soal ekonomi) diminta bekerja keras karena hanya 10 provinsi yang (tumbuh) positif. Paling tinggi adalah Papua, Jabar ada di minus 0,8 persen. Jauh lebih baik dari tahun sebelumnya, mudah mudahan lebih baik," tuturnya.
Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, jika nantinya terjadi lonjakan kasus COVID-19, pihaknya bakal menerapkan dua pola penanganan, yakni memanfaatkan kamar pasien COVID-19 yang tersedia dan memanfaatkan kamar pasien umum untuk pasien COVID-19.
"BOR (bed occupancy ratio) Jabar hanya 28 persen, sudah baik di bawah rata-rata nasional dan terendah selama pengendalian COVID-19," katanya.
Kang Emil pun mengimbau warga Jabar untuk tetap tenang dalam menyikapi COVID-19, termasuk potensi lonjakan kasus COVID-19.
"Perkiraan kita naiknya tidak signifikan. Kemungkinan naik, tapi tidak akan signifikan, rakyat Jabar tenang saja. Dengan ketegasan, keterukuran dari satgas, potensi 14 hari ke depan masih bisa terkendali," katanya.
"Dari sisi (COVID-19), Jabar hanya terabsen varian (baru COVID-19) di Karawang (sudah sembuh). Di luar itu aman terkendali. Kedua, (soal ekonomi) diminta bekerja keras karena hanya 10 provinsi yang (tumbuh) positif. Paling tinggi adalah Papua, Jabar ada di minus 0,8 persen. Jauh lebih baik dari tahun sebelumnya, mudah mudahan lebih baik," tuturnya.
Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, jika nantinya terjadi lonjakan kasus COVID-19, pihaknya bakal menerapkan dua pola penanganan, yakni memanfaatkan kamar pasien COVID-19 yang tersedia dan memanfaatkan kamar pasien umum untuk pasien COVID-19.
"BOR (bed occupancy ratio) Jabar hanya 28 persen, sudah baik di bawah rata-rata nasional dan terendah selama pengendalian COVID-19," katanya.
Kang Emil pun mengimbau warga Jabar untuk tetap tenang dalam menyikapi COVID-19, termasuk potensi lonjakan kasus COVID-19.
"Perkiraan kita naiknya tidak signifikan. Kemungkinan naik, tapi tidak akan signifikan, rakyat Jabar tenang saja. Dengan ketegasan, keterukuran dari satgas, potensi 14 hari ke depan masih bisa terkendali," katanya.
Lihat Juga :