Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Pemuda Papua Dukung Penegakan Hukum terhadap Victor Yeimo, Aktor Kerusuhan 2019

loading...
Pemuda Papua Dukung Penegakan Hukum terhadap Victor Yeimo, Aktor Kerusuhan 2019
Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora, Ali Kabiay. iNews TV/Edy
JAYAPURA - Penangkapan dan proses hukum juru bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Victor Frederik Yeimo oleh aparat Kepolisian di Jayapura beberapa waktu lalu mendapat apresiasi pemuda Papua.

Apresiasi disampaikan Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora, Ali Kabiay. Ali menegaskan sebagai salah satu aktor kerusuhan yang berdampak korban jiwa dan harta benda sudah sepatutnya bertanggungjawab atas apa yang dilakukan.

"Jadi penangkapan dan proses hukum terhadap Viktor Yeimo sudah sangat wajar, karena dia masih berstatus warga negara Indonesia, perihal proses hukum Viktor Yeimo tersebut, saya juga mengharapkan agar aparat kepolisian dalam hal ini Polda Papua dapat mengungkap siapa aktor dan dalang dibalik Viktor Yeimo yang selama ini selalu menyuplai dana kepada dia dan KNPB untuk melaksanakan aksi," ucap Ali.

Ali juga menambahkan bahwa dirinya selaku tokoh pemuda Papua menghimbau kepada masyarakat di Papua terutama pemuda agar turut mendukung proses hukum terhadap Viktor Yeimo dan menjaga Kamtibmas di Papua. Baca: DPO Aktor Kerusuhan Papua 2019 Ditangkap, Berikut Dosa-dosa Victor Yeimo.

"Kita harus dukung proses hukum terhadap Viktor Yeimo, dan mari kita jaga situasi Kamtibmas yang kondusif agar Papua ini terus damai. Keamanan bisa terjalin bukan saja atas kinerja aparat, namun peran kita masyrakat juga sangat penting,"katanya.



Untuk diketahui pada Minggu 9 Mei 2021 sekitar pukul 19.15 WIT Polda Papua melalui Ditreskrimum telah menangkap Vicktot Yeimo di sekitar Kota Jayapura.

Viktor Yeimo sebelumnya telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) sesuai Laporan Polisi Nomor LP/31 7/|X/RES. 1.241201 9/SPKT Polda Papua tanggal 05 September 2019. Kini Viktor Yeimo telah mendekam di Sel Mapolda Papua untuk menjalani proses hukum. Baca Juga: Setelah Batu Karas, Giliran Pantai Santolo di Garut Diserbu Ribuan Wisatawan.
(nag)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top