Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Jelang Lebaran, Ribuan Warga Serbu Pasar Kembang Weleri dan Abaikan Prokes

loading...
Jelang Lebaran, Ribuan Warga Serbu Pasar Kembang Weleri dan Abaikan Prokes
Jelang lebaran, warga Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menyerbu Pasar Kembang di Pasar Weleri, tanpa mengindahkan protokol kesehatan. Foto/iNews TV/Eddie Prayitno
KENDAL - Tak peduli ada imbauan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan , guna mencegah penularan COVID-19, warga Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menyerbu Pasar Kembang Weleri, untuk berburu bunga, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Pasar Tanah Abang Ditutup, Ribuan Warga Berburu Baju Lebaran di Banjir Kanal Timur

Ribuan warga mendatangi Pasar Kembang Weleri, tanpa mengindahkan protokol kesehatan . Mereka berburu bunga hias, setelah pada lebaran tahun lalu tradisi di Pasar Kembang Weleri ini ditiadakan.





Warga berkerumun untuk mendapatkan bunga hias yang diharapkan, dan banyak yang tidak mengenakan masker. Mereka lupa, bahwa pandemi COVID-19 masih ganas, dan bisa menyerang siapa saja.

Baca juga: Tentara Israel Serang Jamaah Salat Tarawih di Masjid Al-Aqsa, Pengusaha Milenial: Ini Biadab!

Kerumunan pedagang dan pembeli ini, sudah terjadi sejak Rabu (12/5/2021) dini hari. Hingga siang hari, kondisi belum berubah. Ratusan pedagang bunga hias ini, menjajakan dagangannya di sepanjang jalan, karena kondisi pasar yang terbakar pada tahun lalu.

Salah seorang pedagang bunga di Pasar Kembang Weleri, Arofiah mengaku, datang ke pasar sejak pukul 03.00 WIB. "Ini memang sudah tradisi sejak dahulu. Setiap menjelang lebaran, warga berburu bunga hias," tuturnya.

Jelang Lebaran, Ribuan Warga Serbu Pasar Kembang Weleri dan Abaikan Prokes


Kerumunan warga dalam tradisi pasar kembang ini, dikhawatirkan menjadi klaster penularan COVID-19. Ratusan warga rela berdesakan tanpa menghiraukan protokol kesehatan , mereka takut kehabisan bunga yang akan menjadi hiasan di rumah saat lebaran. "Bunga yang laris diburu pembeli antara lain Krisan, Sedap Malam, dan Mawar," ungkapnya.



Baca juga: Ganjar Elektabilitasnya Tinggi, Bambang Pacul: Tak Jadi Jaminan Dapat Rekomendasi PDIP

Samiatun, seorang pedagang bunga di Pasar Kembang Weleri mengaku, harga bunga Krisan mencapai Rp30 ribu/batang, sedangkan Bunga Sedap Malam harganya Rp25 ribu-30 ribu, dan untuk bunga Mawar harganya Rp15 ribu. "Kalau model satu paket kami jual seharga Rp25 ribu-125 ribu," ungkapnya.

Salah seorang pembeli bunga, Elis mengatakan, membeli bunga di Pasar Kembang Weleri, sudah menjadi tradisi setiap lebaran. "Biasanya satu hari menjelang lebaran , pasti warga berburu bunga untuk mempercantik dang mengharumkan ruangan," tuturnya.

Baca juga: Rombongan Kapolres Maybrat Polda Papua Barat Ditembaki Kelompok Bersenjata

Bukan hanya bunga hias yang diburu pembeli . Mereka datang ke Pasar Kembang Weleri, juga berbelanja bunga tabur untuk berziarah ke makam. Para pedagang bunga tabur ini juga dibanjiri pembeli sejak pagi.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top