Pengelola Pemakaman Islam Imbau Warga Tak Lakukan Ziarah Kubur di Masa Pandemi
Rabu, 12 Mei 2021 - 13:32 WIB
loading...
Pengelola pemakaman Islam Al Azhar Memorial Garden mengimbau agar ziarah kubur ke lokasi pemakaman pada saat Idul Fitri 1442 tidak dilakukan untuk mencegah pandemi COVID-19. Foto SINDOnews
A
A
A
KARAWANG - Pengelola pemakaman Islam Al Azhar Memorial Garden mengimbau agar ziarah kubur ke lokasi pemakaman pada saat Idul Fitri 1442 tidak dilakukan. Hal ini untuk mencegah penularan COVID-19 yang saat ini belum mereda.
Direktur Pemakaman Islam Al Azhar, Nugroho Adiwiwoho di Karawang mengingatkan kembali bahwa pada saat wabah COVID-19 merebak tahun lalu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan kepada kaum muslimin untuk meniadakan ziarah kubur untuk menghindari penularan COVID-19. Baca juga: Permukaan Tanah Retak, Longsor Intai Area Makam COVID-19 di Tangsel
Hal yang sama, lanjut Nugroho, juga disampaikan Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi dalam sebuah pernyataan tertulis yang disiarkan oleh media pada 5 Mei 2020, dimana dia mengimbahu agar agenda ziarah kubur ditiadakan pada masa pandemi dan iganti dengan berdoa dari rumah masing-masing.
“Saya kira seruan MUI itu tetap relevan untuk menjadi pedoman agar tradisi ziarah kubur tidak dilaksanakan selama wabah. Oleh karenanya dihimbau agar tidak melakukan ziarah kubur selama Idul Fitri 1442 Hijiriah yaitu tanggal 12-16 Mei,” ujar Nugroho, Rabu (12/5/2021),.
Nugroho mengatakan, ziarah kubur memang amalan baik, sebab mengingatkan umat pada kematian. Terlebih lagi jika ziarah kubur dilakukan menjelang Ramadhan. Hanya saja, lanjut dia, saat ini pandemi COVID-19 belum berakhir. Karena itu, menurutnya, agenda ziarah ke makam orangtua, kerabat, dan saudara yang telah meninggal tersebut, dapat diganti dengan berdoa dari rumah masing-masing.
Direktur Pemakaman Islam Al Azhar, Nugroho Adiwiwoho di Karawang mengingatkan kembali bahwa pada saat wabah COVID-19 merebak tahun lalu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan kepada kaum muslimin untuk meniadakan ziarah kubur untuk menghindari penularan COVID-19. Baca juga: Permukaan Tanah Retak, Longsor Intai Area Makam COVID-19 di Tangsel
Hal yang sama, lanjut Nugroho, juga disampaikan Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi dalam sebuah pernyataan tertulis yang disiarkan oleh media pada 5 Mei 2020, dimana dia mengimbahu agar agenda ziarah kubur ditiadakan pada masa pandemi dan iganti dengan berdoa dari rumah masing-masing.
“Saya kira seruan MUI itu tetap relevan untuk menjadi pedoman agar tradisi ziarah kubur tidak dilaksanakan selama wabah. Oleh karenanya dihimbau agar tidak melakukan ziarah kubur selama Idul Fitri 1442 Hijiriah yaitu tanggal 12-16 Mei,” ujar Nugroho, Rabu (12/5/2021),.
Nugroho mengatakan, ziarah kubur memang amalan baik, sebab mengingatkan umat pada kematian. Terlebih lagi jika ziarah kubur dilakukan menjelang Ramadhan. Hanya saja, lanjut dia, saat ini pandemi COVID-19 belum berakhir. Karena itu, menurutnya, agenda ziarah ke makam orangtua, kerabat, dan saudara yang telah meninggal tersebut, dapat diganti dengan berdoa dari rumah masing-masing.
Lihat Juga :