Pemprov Jawa Timur Gandeng Kopertais IV Tingkatkan Kualifikasi Guru Diniyah
Selasa, 11 Mei 2021 - 13:36 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Jatim, Hudiyono mengatakan, ada 50 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang melakukan kerjasama ini. "Tahun 2021 Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran bantuan beasiswa program peningkatan kualifikasi strata satu (S1), strata dua (S2) dan Ma'had Aly bagi guru pendidik Diniyah di Jatim sebesar Rp 15 miliar," ujarnya.
Beasiswa tersebut, lanjut Hudiyono, diberikan kepada 510 mahasiswa program S1 dengan rincian setiap mahasiswa memperoleh bantuan sebesar Rp10 juta. Lalu, beasiswa juga diberikan ke 320 mahasiswa S2 dengan rincian setiap mahasiswa memperoleh Rp10 juta. "Kemudian 425 mahasantri, dengan rincian masing-masing memperoleh bantuan sebesar Rp10 juta," ujarnya.
Baca juga: Pulang Dari Luar Negeri TKI Dikarantina di Hotel, Pemkab Blitar Rogoh Kocek Rp290 Juta
Ketua Pengurus Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah (LPPD) Jawa Timur, Abdul Hamid Syarif mengatakan, kegiatan kerja sama ini berjalan setiap tahun. "Kerjasama ini dalam rangka untuk peningkatan kualifikasi guru. Guru di sini bisa bervariasi, bisa pendidikan agama Islam, bisa manajemen pendidikan agama Islam, mungkin juga ada bidang-bidang seperti tafsir hadits," katanya.
Beasiswa tersebut, lanjut Hudiyono, diberikan kepada 510 mahasiswa program S1 dengan rincian setiap mahasiswa memperoleh bantuan sebesar Rp10 juta. Lalu, beasiswa juga diberikan ke 320 mahasiswa S2 dengan rincian setiap mahasiswa memperoleh Rp10 juta. "Kemudian 425 mahasantri, dengan rincian masing-masing memperoleh bantuan sebesar Rp10 juta," ujarnya.
Baca juga: Pulang Dari Luar Negeri TKI Dikarantina di Hotel, Pemkab Blitar Rogoh Kocek Rp290 Juta
Ketua Pengurus Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah (LPPD) Jawa Timur, Abdul Hamid Syarif mengatakan, kegiatan kerja sama ini berjalan setiap tahun. "Kerjasama ini dalam rangka untuk peningkatan kualifikasi guru. Guru di sini bisa bervariasi, bisa pendidikan agama Islam, bisa manajemen pendidikan agama Islam, mungkin juga ada bidang-bidang seperti tafsir hadits," katanya.
(msd)
Lihat Juga :