Napi dan Tahanan Salat Id di Masjid Rutan-Lapas dengan Kapasitas Terbatas

Jum'at, 22 Mei 2020 - 19:32 WIB
loading...
Napi dan Tahanan Salat...
Foto/ilustrasi.ist
A A A
BANDUNG - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jabar memastikan rutan dan lapas di Jabar menggelar salat Idul Fitri 1441 Hijriyah di masjid dengan kapasitas jamaah terbatas.

Kebijakan ini diterapkan ketentuan yang dikeluarkan oleh pemerintah demi mencegah penularan virus Corona atau COVID-19. "Salat id menyesuaikan ketentuan dari pemerintah. Jadi tidak dilaksa akan di lapangan, tapi di masjid rutan dan lapas dengan jumlah jamaah dibatasi," kata Kadivpas Kanwil Kemenkumham Jabar Abdul Aris melalui sambungan telepon, Jumat (22/5/2020).

(Baca: MUI Jabar Tetap Imbau Warga di 5 Daerah Zona Hijau Salat Id di Rumah)

Abdul mengemukakan, salat Idul Fitri dipastikan tidak akan ditunaikan di lapangan rutan atau lapas. Pembatasan pelaksanaan Salat Id di masjid disesuaikan dengan kapasitasnya. Apabila kapasitas masjid 100, jumlah yang berada di dalam masjid dibatasi menjadi 40 orang demi penerapan physical distancing.

"Disesuaikan aja (jaga jarak). Kalau masjid muatnya 100, kalau 40 (orang jamaah) kan masih lapang (leluasa). Tapi gak jauh-jauh banget kan, sesuai aturan salat," ujar dia.

Jika kapasitas masjid sudah sesuai batas, tutur Aris, warga binaan diperkenankan untuk melaksanakan salat Id di sel masing-masing. Intinya, pelaksanaan salat Id di rutan atau lapas di Jabar bakal mematuhi protokol kesehatan dan pencegahan COVID-19.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan 115 Warga...
Penampakan 115 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
Kronologi Penganiayaan...
Kronologi Penganiayaan Napi Lapas Blitar hingga Koma 3 Hari dan Berujung Kematian
Gempar! Napi di Lapas...
Gempar! Napi di Lapas Blitar Diduga Dianiaya hingga Koma 3 Hari
Kalapas Enemawira Diduga...
Kalapas Enemawira Diduga Paksa Napi Makan Daging Anjing, Endingnya Dinonaktifkan
Lapas Cipinang Tekan...
Lapas Cipinang Tekan Kepadatan Penghuni hingga 64 Persen
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Menkum Supratman Sampaikan...
Menkum Supratman Sampaikan Capaian Posbankum di Legal Forum Rusia dan Perkuat Kerja Sama Ekstradisi Narapidana
Hari Lansia Nasional,...
Hari Lansia Nasional, 560 Narapidana Terima Remisi
Rekomendasi
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved