Empat Nelayan Terseret Ombak Laut Selatan, Dua Ditemukan Tewas
Sabtu, 26 April 2025 - 19:21 WIB
loading...
Proses evakuasi nelayan oleh tim gabungan dari lautan Foto/Satpolair Polres Malang
A
A
A
JATIM - Warga di pesisir laut selatan Malang geger usai empat nelayan yang terseret ombak laut. Dalam peristiwa itu, dua di antaranya meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menyampaikan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu pihaknya menerima laporan kecelakaan laut dengan empat nelayan yang menjadi korban. Dari empat orang itu, dua orang berhasil diselamatkan, sedangkan dua lainnya belum ditemukan.
"Benar, Satpolairud Polres Malang menerima laporan adanya kecelakaan laut yang menyebabkan dua nelayan meninggal dunia akibat perahu yang mereka tumpangi dihantam ombak besar," kata Bambang Subinajar, pada Sabtu petang (26/4/2025).
Baca juga: HNSI Dorong Pemerintah Pakai Teknologi Alternatif Bantu Nelayan
Bambang menjelaskan, dari penyelidikan awal diketahui empat nelayan yakni Zulpa Komandani (22), Mujeman (44), Suparman (44), dan Sahnan (35). Seluruhnya merupakan warga Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, yang berangkat mencari ikan dengan perahu bermesin ganda dari Pantai Kondangbuntung, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Jumat malam 25 April 2025.
"Pada saat cuaca buruk terjadi, dua orang korban, yaitu Suparman dan Sahnan, terhempas ke laut dan tergulung ombak. Sedangkan dua nelayan lainnya, Zulpa dan Mujeman, berhasil bertahan dengan berpegangan pada perahu," terangnya.
Baca juga: Pria Ini Ditemukan Hidup setelah 94 Hari Hilang di Laut: Saya Makan Kecoak dan Kura-kura
Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menyampaikan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu pihaknya menerima laporan kecelakaan laut dengan empat nelayan yang menjadi korban. Dari empat orang itu, dua orang berhasil diselamatkan, sedangkan dua lainnya belum ditemukan.
"Benar, Satpolairud Polres Malang menerima laporan adanya kecelakaan laut yang menyebabkan dua nelayan meninggal dunia akibat perahu yang mereka tumpangi dihantam ombak besar," kata Bambang Subinajar, pada Sabtu petang (26/4/2025).
Baca juga: HNSI Dorong Pemerintah Pakai Teknologi Alternatif Bantu Nelayan
Bambang menjelaskan, dari penyelidikan awal diketahui empat nelayan yakni Zulpa Komandani (22), Mujeman (44), Suparman (44), dan Sahnan (35). Seluruhnya merupakan warga Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, yang berangkat mencari ikan dengan perahu bermesin ganda dari Pantai Kondangbuntung, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Jumat malam 25 April 2025.
"Pada saat cuaca buruk terjadi, dua orang korban, yaitu Suparman dan Sahnan, terhempas ke laut dan tergulung ombak. Sedangkan dua nelayan lainnya, Zulpa dan Mujeman, berhasil bertahan dengan berpegangan pada perahu," terangnya.
Baca juga: Pria Ini Ditemukan Hidup setelah 94 Hari Hilang di Laut: Saya Makan Kecoak dan Kura-kura
Lihat Juga :