Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros Cek Kelayakan Daging Sapi

Senin, 10 Mei 2021 - 16:49 WIB
loading...
Dinas Pertanian dan...
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros sidak pedagang daging di Pasar Sentral Maros, Senin (10/5/2021). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A A A
MAROS - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros melakukan inspeksi mendadak pedagang daging sapi dan ayam di Pasar Sentral Maros, Senin (10/5/2021).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengecek kelayakan dan keamanan daging konsumsi menjelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Baca juga:Jumlah Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Merosot Selama Pelarangan Mudik

Dalam sidak tersebut, Dinas Pertanian mendatangi 10 lapak penjual daging sapi dan ayam untuk diperiksa.

Petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, dr Ujistiawati mengatakan, dalam sidak tersebut dilakukan pemeriksaan postmortem.

"Hari ini kami melaksanakan pemeriksaan postmortem pemeriksaan setelah pemotongan hewan baik daging ayam maupun daging sapi . Jenis pemeriksaan yang kami lakukan yakni pemeriksaan fisik organ kolektif dan pemeriksaan pembusukan daging," ucap dr Ujis.

Baca juga:Pembebasan Lahan Rel Kereta Api di Maros Diminta Segera Dituntaskan

Dia menuturkan, dari sidak tersebut, pihaknya menemukan beberapa daging sapi impor yang sudah tidak segar karena dijual dalam keadaaan beku.

"Untuk daging sapi yang tidak fresh ada banyak, utamanya daging impor yang dijual ke pasar dalam bentuk beku," ucapnya.

Dia juga memaparkan adanya perbedaan warna antara daging sapi segar dan juga daging impor yang ditemukan saat sidak tadi.

Baca juga:Pemkab Maros Tiadakan Salat Idul Fitri di Lapangan

"Kami menemukan adanya perbedaan warna antara daging fresh dan dan daging impor, namun masih dalam kategori aman untuk dikonsumsi," tambahnya.

Selain postmortem, kadar PH juga diperiksa dalam sidak kali ini. Kadar PH diukur untuk mengetahui tingkat kebusukan dari daging. Daging yang masih aman dikonsumsi memiliki kadar PH di bawah 5, sementara daging yang tidak layak konsumsi memiliki kadar PH di atas 5.

Dr Ujis juga mengonfirmasikan kepada para pedagang agar menggantung daging jualannya sehingga kadar air dalam daging bisa diminimalisir.

Baca juga:Pengurusan Dokumen Kependudukan di Maros Kini Bisa di Tingkat Kecamatan

"Kalau dagingnya digantung bisa mengurangi kadar air, jadi pembusukan daging bisa terproses lebih lama," tutupnya.

Tak hanya daging sapi , daging ayam pun tak luput dari pemeriksaan. Hasilnya menunjukkan bahwa hampir seluruh pedagang menjual ayam yang segar dan aman untuk dikonsumsi.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Daging Sapi di...
Harga Daging Sapi di Jakarta Dipastikan Terjangkau
Perkuat Pasokan Daging...
Perkuat Pasokan Daging Jakarta, Dharma Jaya Impor 7.500 Sapi
Jalankan Fungsi Pengawasan,...
Jalankan Fungsi Pengawasan, DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan
Ramai Sidak Dedi Mulyadi,...
Ramai Sidak Dedi Mulyadi, Ketua DPD RI Minta Pejabat Lebih Bijak
Sidak 3 Lapas di Tangerang,...
Sidak 3 Lapas di Tangerang, Dirjenpas Pastikan Kualitas Layanan dan Hunian
Bantu Warga yang Ijazahnya...
Bantu Warga yang Ijazahnya Ditahan, Wakil Wali Kota Surabaya Cak Ji Malah Dilaporkan ke Polisi
Daging Kurban Ternyata...
Daging Kurban Ternyata Setara Whey Protein, Bisa Tingkatkan Massa Otot
Ini Cara Simpan Daging...
Ini Cara Simpan Daging Kurban agar Tidak Alot, Jangan Langsung Masuk Freezer!
Terima Laporan Harga...
Terima Laporan Harga Pangan Naik, Amran Turun Langsung ke Pasar Kebayoran
Rekomendasi
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved