Alas Hak Bermasalah, Pembangunan Bendungan Lalengrie Diminta Dihentikan
Senin, 10 Mei 2021 - 13:02 WIB
loading...
A
A
A
“Kami minta kesungguhan dari kontaktor tersebut, karena waktunya juga cukup tidak terlalu lama lagi. Jadi harus selesai sebelum masa jangka waktunya, dan itu dimaksimalkan," kata dia.
Untuk diketahui, pengerjaan Bendungan Lalengrie ini dikerjakan oleh dua kontraktor masing-masing PT Bumi Indolim Perkasa dan PT Andyna Putri Pratama. Anggaran pembangunan tahap awal telah mencapai Rp61 miliar lebih.
Baca juga:APT Terima Penghargaan Sebagai Pendukung Penyelenggaran Rekor Vaksinasi
Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Rahman Pina menuturkan berbagai pandangan anggotanya saat RDP yang dilakukan beberapa waktu lalu. Dia menyebutkan ada anggotanya yang mengusulkan untuk menghentikan sementara pembangunan Bendungan Lalengrie ini.
“Kan ada anggota yang usulkan untuk dihentikan sementara sampai masalah alas hak selesai. Tapi kan itu hari tidak sampai pada kesimpualan, karena kita tidak kuorum. Makanya kita hanya mendengar aspirasi banyak pihak terkait dengan Bendungan Lalengrie ini,” kunci RP sapaannya.
Untuk diketahui, pengerjaan Bendungan Lalengrie ini dikerjakan oleh dua kontraktor masing-masing PT Bumi Indolim Perkasa dan PT Andyna Putri Pratama. Anggaran pembangunan tahap awal telah mencapai Rp61 miliar lebih.
Baca juga:APT Terima Penghargaan Sebagai Pendukung Penyelenggaran Rekor Vaksinasi
Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Rahman Pina menuturkan berbagai pandangan anggotanya saat RDP yang dilakukan beberapa waktu lalu. Dia menyebutkan ada anggotanya yang mengusulkan untuk menghentikan sementara pembangunan Bendungan Lalengrie ini.
“Kan ada anggota yang usulkan untuk dihentikan sementara sampai masalah alas hak selesai. Tapi kan itu hari tidak sampai pada kesimpualan, karena kita tidak kuorum. Makanya kita hanya mendengar aspirasi banyak pihak terkait dengan Bendungan Lalengrie ini,” kunci RP sapaannya.
(luq)
Lihat Juga :