Cegah Klaster Pasar, Sleman Gelar Vaksinasi COVID-19 Massal Pedagang di Depok

Sabtu, 08 Mei 2021 - 14:50 WIB
loading...
Cegah Klaster Pasar,...
Pedagang Pasar Sambilegi, Maguwoharjo, Depok, Sleman mengikuti vaksn COVID-19 di Pasar Sambilegi, Sabtu (8/5/2021). Foto SINDONews
A A A
SLEMAN - Pemkab Sleman menggelar vaksinasi COVID-19 massal bagi para pekerja publik di Pasar Sambilegi, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Sabtu (8/5/2021). Kegiatan ini untuk mempercepat program vaksinasi sekaligus mencegah penyebaran COVID-19 dan klaster pasar.

Tercatat ada 380 orang yang mengikuti vaksin COVID-19 massal itu. Terdiri dari pedagang pasar, buruh gendong, tukang parkir, pejaga toliet dan tenaga keamanan sebanyak 350 orang serta titipan pegawai perhotelan 30 orang. Vaksinasi ini melibatkan empat tenaga vaksinator dari Puskesmas Depok.

Bupati Sleman Kustini mengatakan kegiatan vaksinasi tersebut sebagai upaya pemerintah dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pedagang dan pembeli saat melakukan transaski jual beli. Sebab pedagangnya sudah divaksin. Sehingga diharapkan dapat meningkatan pertumbuhan ekonomi di masa pandemi.

“Untuk itu, meski sudah divaksin, namun para pedagang pasar tetap harus menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan,” kata Kustini saat meninjau pelaksaan vaksin COVID-19 massal di pasar Sambilegi, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Sabtu (8/5/2021). Baca juga: WHO Beri Lampu Hijau Penggunaan Vaksin Sinopharm China

Ini merupakan vaksinasi COVID-19 massal kedua di pasar tradisional. Sebelumnya telah dilakukan vaksinasi di pasar Gentan, Sinduharjo, Ngaglik. Tercatat ada 200 orang yang mengikuti vaksin di Pasar Gentan. Nantinya pekerja publik pasar tradisonal di Sleman akan divaksinasi semua. “Untuk pelaksaaan berikutnya setelah lebaran,” paparnya

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan di Sleman ada 43 pasar tradisional. Total ada 14 ribu orang pekerja di pasar tradisional. Dari jumlah itu sudah terdaftar 10 ribu orang yang akan mengikuti vaksin. “Pasca vaksin ini diharapkan semakin terbentuk imumnya, sehingga saat melayani jual beli akan lebih aman,” terangnya.

Kepala Dinas Keseatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan untuk vaksinasi pekerja publik pasar selanjutnay akan dlakukan setelah lebaran, di antaranya di Pasar Sleman, Pasar Denggung, Pasar Cebongan dan Pasar Godean. Rata-rata jumlahnya ada 300 orang. Baca juga: Tak Hanya Pembekuan Darah, Vaksin AstraZeneca Juga Sebabkan Gangguan Imun Langka

Namun untuk menghindari kerumuanan, tempatnya tidak di pasar tapi di fasilitas publik terdekat. “Seperti pedaganag Pasar Sleman dan Denggung di Gedung Serba Guna Sleman, pedagang pasar Cebongan di kantor Kalurahan Tlogoadi,” jelasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peduli Pencegahan Stunting,...
Peduli Pencegahan Stunting, Alfamart Ajak 150 Balita di Surabaya Imunisasi
Ganjar Genjot Imunisasi...
Ganjar Genjot Imunisasi Polio di Jateng, Syafril Nasution: Langkah Tepat Hadapi Bonus Demografi
Buatkan Sambal Terung...
Buatkan Sambal Terung Mangut untuk Ganjar, Puan: Supaya Tambah Semangat
Kompak, Ganjar dan Puan...
Kompak, Ganjar dan Puan Dukung Menkes Genjot Imunisasi IPV2
Wabah Difteri Serang...
Wabah Difteri Serang Warga Garut, Jabar Gencarkan Imunisasi
13 Hari 6 Anak di Kahuripan...
13 Hari 6 Anak di Kahuripan Garut Meninggal, Dinkes Jabar Tetapkan KLB Difteri
Kemenkes Tegaskan Vaksin...
Kemenkes Tegaskan Vaksin MR Aman, Stok Jutaan Dosis Disiapkan Hadapi Lonjakan Campak
Dear Orang Tua, Ini...
Dear Orang Tua, Ini 4 Cara Mencegah Penularan Campak pada Anak
Viral! Ibu Ini Gak Pernah...
Viral! Ibu Ini Gak Pernah Beri Imunisasi Anak, Netizen Marah: Orang Tua Zalim
Rekomendasi
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Menembus Lima Abad Sejarah...
Menembus Lima Abad Sejarah Jakarta dari Kamar House of Tugu di Kota Tua
Kontroversi Jeda Hidrasi...
Kontroversi Jeda Hidrasi di Piala Dunia 2026, Klopp Punya Pendapat Sendiri
Berita Terkini
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved