Strategi Pemerintah lewat Program PEN Diklaim Perbaiki Perekonomian

Sabtu, 08 Mei 2021 - 13:57 WIB
loading...
Strategi Pemerintah...
Laporan 31 April 2021 menunjukkan program PEN telah terealisasi sebesar, Rp155,6 triliun atau sebesar 22,3% dari pagu Rp699,43 triliun. Foto ist
A A A
BOGOR - Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kemenkeu RI, Kunta Wibawa mengatakan upaya pemulihan ekonomi lewat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mampu memperbaiki ekonomi yang melemah akibat pandemi. Laporan 31 April 2021 menunjukkan program PEN telah terealisasi sebesar, Rp155,6 triliun atau sebesar 22,3% dari pagu Rp699,43 triliun.

“Indikatorindikator makro ekonomi menunjukkan bahwa sudah ada pemulihan, kita menyadari bahwastimulus yang kita gelontorkan itu memang mengenai sasaran,” terang Wibawa dalam dialog yang digelar Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN)-Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kamis (6/5/2020). Baca juga: Kritik ICW Soal Anggaran PEN buat BUMN: Jangan Sampai Berlindung di Balik Pandemi

Pemerintah, lanjutnya, tidak hanya menggelontorkan dana dukungan dari sisi permintaan masyarakat tapi juga membuka keran permintaan termasuk mendukung pembiayaan bagi UMKM. “Dari sisi pembiayaan UMKM, pemerintah memberikan stimulus subsidi bunga kredit, dengan begitu mereka bisa berusaha kembali, arus kasnya tidak terganggu, kita juga mendorong dari sisi permintaan supaya masyarakat belanja,” ujarnya.

Pencapaian seperti itu menunjukkan stimulus program PEN sudah sesuai dan mencapaitargetnya. Hal inilah yang membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju ke 0% dari posisi minus. Pada kuartal 2 tahun 2021 nanti, diharapkan pertumbuhan ekonomi akan jauh lebihbaik lagi.

Memang, lanjut Wibawa, pekerjaan rumah pemerintah nanti di kuartal 2 itu. "Kita juga terus akan mendorong percepatan dari belanja dan belanja ini tidak hanya belanja PEN, tapi belanja dari Kementerian/Lembaga,” jelasnya.

Bertolak dari itu, menurut Wibawa, pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 diperkiraan akan meningkat sekitar 4,5 persen hingga 5,3 persen. Peningkatan 7 persen diperkirakan akan terjadi pada kuartal 2 2021.

"Kita melihat indikator-indikator yang menunjukkan bahwa pemulihan itu terjadi dan kita konsisten untuk terus mendukung pemulihan ekonomi. Pemulihan ekonomi juga harus didukung terutama dari sisi pengendalian COVID-19. Masyarakat dihimbau untuk menjaga protokol kesehatan,” tambah Wibawa

Research Director CORE Indonesia Piter Abdullah mengamini apa yang disampaikan Wibawa. “Kalau kita bandingkan dengan tahun lalu, tahun ini pencapaian dalam hal penyerapan anggaran PEN jauh lebih baik. Memang Pemerintah sudah sejak awal pandemi, memang fokus sekali dengan realisasi-realisasi anggaran PEN,” katanya.

Piter juga mengatakan bahwa pemerintah saat ini sedang berupaya meningkatkan konsumsi. Bukan hanya stimulus dalam bentuk bantuan sosial, tapi ada juga stimulus pelonggaran PPnBM, stimulus PPN. Baca juga: Penyerapan Dana PEN Mengakselerasi Pemulihan Ekonomi

"Ini meningkatkan demand, mendorong kelompok masyarakat kelas menengah atasuntuk berbelanja. Masyarakat kelas menengah atas sudah kembali berbelanja. Selama ini mereka simpan di perbankan,” kata Piter.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Investasi di Jabar Tembus...
Investasi di Jabar Tembus Rp103 Triliun, Ridwan Kamil: Buah Pemikiran KPED
Kinerja KPED Terasa...
Kinerja KPED Terasa Nyata, Ridwan Kamil Haturkan Terima Kasih
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Menggembirakan! Ekonomi...
Menggembirakan! Ekonomi Sulut Tumbuh 5,26 Persen
Awas! Ada Peningkatan...
Awas! Ada Peningkatan Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
BI Rate Turun, Ekonom...
BI Rate Turun, Ekonom Sebut Kebijakan Fiskal dan Moneter Satu Arah Dorong Pemulihan Ekonomi
Airlangga Pastikan Pemerintah...
Airlangga Pastikan Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
Rekomendasi
Indonesia Lolos Dramatis...
Indonesia Lolos Dramatis ke Semifinal Piala AFF U-19 usai Tekuk Vietnam
Rekrutmen PPPK Guru...
Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Link Pendaftarannya
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved