Jelang Lebaran, Petrokimia Gresik Serahkan Bantuan 12 Ribu Paket Beras
Jum'at, 22 Mei 2020 - 16:24 WIB
loading...
A
A
A
Kegiatan ini melengkapi bantuan yang diberikan Petrokimia Gresik melalui Pemprov Jatim. Sebelumnya, Petrokimia Gresik bersama anggota Satgas lainnya telah menyalurkan bantuan APD berupa masker medis, masker N95, nitril gloves, baju pelindung, sepatu boot, pelindung wajah, hand scoon non steril, dan apron plastik. "Khusus bantuan APD untuk RSU dr Soetomo sudah kami distribusikan beberapa waktu lalu, tapi penyerahan secara simbolis dibarengkan dengan paket beras dan isolation transport ini," ujar Rahmad.
Sebelumnya, Petrokimia Gresik juga menyalurkan bantuan ke beberapa daerah lainnya di Jatim, Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng). Antara lain 1.000 paket sembako untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, 60 ton beras untuk masyarakat sekitar perusahaan (MSP), tujuh ton beras untuk masyarakat di Kabupaten Nganjuk, Ponorogo, Kabupaten dan Kota Mojokerto, serta bantuan untuk 28 yayasan panti asuhan yang ada di Gresik.
Selain itu, untuk wilayah Jateng, bantuan sebanyak tujuh ton beras diberikan kepada masyarakat Kabupaten Pati dan 18 ton beras untuk masyarakat Kabupaten Temanggung. Sedangkan di wilayah Jabar, Petrokimia Gresik menyumbangkan empat ton beras untuk masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dan enam ton beras untuk warga Kabupaten Garut. Sejumlah bantuan ini secara simbolis diserahkan di Posko Command Center BUMN Jatim, di Sarana Olahraga Tri Dharma Petrokimia Gresik, Senin (18/5/2020).
Rahmad berharap, seluruh bantuan yang diberikan Petrokimia Gresik maupun Satgas Tanggap COVID-19 BUMN Jatim untuk masyarakat dan tenaga medis dapat bermanfaat serta berkontribusi dalam membantu pemerintah memutus mata rantai penularan COVID-19. “Komitmen dan sinergi ini akan terus kami tingkatkan untuk membantu pemerintah daerah maupun pusat dalam memutus mata rantai penularan COVID-19,” tegas Rahmad.
Dalam kesempatan yang sama, Rahmad juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudik, mengingat saat ini adalah pekan terakhir Ramadan. "Kita harus melindungi keluarga di kampung halaman dari penularan COVID-19 dengan tidak mudik saat Lebaran. Ini dibutuhkan kesadaran dan kontribusi bersama,” ujarnya.
Sebelumnya, Petrokimia Gresik juga menyalurkan bantuan ke beberapa daerah lainnya di Jatim, Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng). Antara lain 1.000 paket sembako untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, 60 ton beras untuk masyarakat sekitar perusahaan (MSP), tujuh ton beras untuk masyarakat di Kabupaten Nganjuk, Ponorogo, Kabupaten dan Kota Mojokerto, serta bantuan untuk 28 yayasan panti asuhan yang ada di Gresik.
Selain itu, untuk wilayah Jateng, bantuan sebanyak tujuh ton beras diberikan kepada masyarakat Kabupaten Pati dan 18 ton beras untuk masyarakat Kabupaten Temanggung. Sedangkan di wilayah Jabar, Petrokimia Gresik menyumbangkan empat ton beras untuk masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dan enam ton beras untuk warga Kabupaten Garut. Sejumlah bantuan ini secara simbolis diserahkan di Posko Command Center BUMN Jatim, di Sarana Olahraga Tri Dharma Petrokimia Gresik, Senin (18/5/2020).
Rahmad berharap, seluruh bantuan yang diberikan Petrokimia Gresik maupun Satgas Tanggap COVID-19 BUMN Jatim untuk masyarakat dan tenaga medis dapat bermanfaat serta berkontribusi dalam membantu pemerintah memutus mata rantai penularan COVID-19. “Komitmen dan sinergi ini akan terus kami tingkatkan untuk membantu pemerintah daerah maupun pusat dalam memutus mata rantai penularan COVID-19,” tegas Rahmad.
Dalam kesempatan yang sama, Rahmad juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudik, mengingat saat ini adalah pekan terakhir Ramadan. "Kita harus melindungi keluarga di kampung halaman dari penularan COVID-19 dengan tidak mudik saat Lebaran. Ini dibutuhkan kesadaran dan kontribusi bersama,” ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :