Wartawan Pena Batas Sesalkan Sikap Bupati Belu Terhadap Jurnalis
Kamis, 06 Mei 2021 - 20:58 WIB
loading...
A
A
A
Baca : Kontak Senjata Pasukan TNI-Polri dengan KKB Pecah di Ilaga Warga Mengungsi
Terhadap beberapa kejadian tersebut, wartawan Kabupaten Belu sungguh menyesali sikap dari Bupati Agus Taolin karena pemimpin yang gencar dengan seruan tagline perubahan perilaku untuk membangun Belu tapi justru Bupati sendiri yang menunjukkan sikap tidak menghargai profesi orang lain.
"Terkait dengan kejadian ini saya sebagai ketua Pena Batas RI RDTL sangat meyayangkan sikap dan sifat Bupati yang terkesan arogan dan mengintimidasi kebebasan pekerja pers dalam mencari dan membutuhkan informasi. Sebagai pekerja pers kita merasa sangat di batasi dalam membutuhkan informasi. Kita memahami karena Pak Bupati baru bertugas, namun sebagai pejabat publik dan sebagai mitra seharusnya Pak Bupati tidak pantas menunjukan sikap seperti itu, apalagi semua kejadian itu terjadi di hadapan masyarakat banyak," tegas Ketua Pena Batas.
Sebagai jurnalis tambah Stefan yang juga wartawan TV MNC Group ini bahwa pihaknya tidak butuh dihormati tapi sebagai mitra kita harus saling menjaga dan mendukung dalam memajukan wilayah ini.
Sementara Bupati Belu saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp mengatakan, silahkan kalo mau kecewa..karena itu bagian dari sopan santun dan kalo mau wawacara.jangan tongkat tangan...dan harus sopan.
Baca : Hari Pertama Kerja, Bupati Belu Temukan Pelayanan Pasien COVID 19 Kacau Balau di RSUD
"Silahkan kalo kecewaa ..buat kan sajaa surat dan sampaikan kepada dinas Kominfo," kata Bupati.
Terhadap beberapa kejadian tersebut, wartawan Kabupaten Belu sungguh menyesali sikap dari Bupati Agus Taolin karena pemimpin yang gencar dengan seruan tagline perubahan perilaku untuk membangun Belu tapi justru Bupati sendiri yang menunjukkan sikap tidak menghargai profesi orang lain.
"Terkait dengan kejadian ini saya sebagai ketua Pena Batas RI RDTL sangat meyayangkan sikap dan sifat Bupati yang terkesan arogan dan mengintimidasi kebebasan pekerja pers dalam mencari dan membutuhkan informasi. Sebagai pekerja pers kita merasa sangat di batasi dalam membutuhkan informasi. Kita memahami karena Pak Bupati baru bertugas, namun sebagai pejabat publik dan sebagai mitra seharusnya Pak Bupati tidak pantas menunjukan sikap seperti itu, apalagi semua kejadian itu terjadi di hadapan masyarakat banyak," tegas Ketua Pena Batas.
Sebagai jurnalis tambah Stefan yang juga wartawan TV MNC Group ini bahwa pihaknya tidak butuh dihormati tapi sebagai mitra kita harus saling menjaga dan mendukung dalam memajukan wilayah ini.
Sementara Bupati Belu saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp mengatakan, silahkan kalo mau kecewa..karena itu bagian dari sopan santun dan kalo mau wawacara.jangan tongkat tangan...dan harus sopan.
Baca : Hari Pertama Kerja, Bupati Belu Temukan Pelayanan Pasien COVID 19 Kacau Balau di RSUD
"Silahkan kalo kecewaa ..buat kan sajaa surat dan sampaikan kepada dinas Kominfo," kata Bupati.
(sms)
Lihat Juga :