Jebolan Master di Australia, Atika Azmi Utammi Nasution Jadi Wakil Bupati Termuda di Indonesia
Kamis, 06 Mei 2021 - 10:44 WIB
loading...
Atika Azmi Utammi Nasution menjadi wakil bupati termuda di Indonesia. Atika menjadi Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) yang belum lama ditetapkan KPU Madina pada 3 Mei 2021. Foto Ist
A
A
A
MANDAILING NATAL - Atika Azmi Utammi Nasution menjadi wakil bupati termuda di Indonesia. Atika menjadi Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) yang belum lama ditetapkan KPU Madina pada 3 Mei 2021. “Iya saya terkonfirm menjadi wakil bupati perempuan termuda,” ujar Atika dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/5/2021).
Tak hanya itu Atika Azmi Utammi Nasution Wakil Bupati Madina Terpilih yang lahir di Kotanopan, Madina pada, 1 Desember 1993 ini juga disebut menjadi wakil bupati perempuan lajang pertama di Indonesia. Atika panggilan Atika Azmi Utammi Nasution, kini genap berusia 27 tahun.
Berawal dari rasa ingin memperbaiki kampung halamannya dari keterpurukan pembangunan dan ingin memberikan wadah kreativitas anak muda di Madina, Atika yang juga lulusan Master of Finance dari University of New South Wales Australia pada 2017 ini memutuskan pulang kampung dan memilih jalur politik untuk mewujudkan harapannya itu.
Baca : 4 Bulan Tak Gajian, Honorer Petugas Kebersihan Pasar Datangi Kantor DPRD Madina
“Saya pulang ke Indonesia dan memutuskan berkomunikasi dengan politikus di Mandailing Natal, dan bertemu denga Pak Sukhairi dan akhirnya kita punya visi yang sama, dan kita diusung tiga partai pengusung yakni, PKB, Hanura dan PKS,” ungkap Atika.
Atika terpilih bersama bupati terpilih Ja'far Sukhairi Nasution politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Madina.
Tak hanya itu Atika Azmi Utammi Nasution Wakil Bupati Madina Terpilih yang lahir di Kotanopan, Madina pada, 1 Desember 1993 ini juga disebut menjadi wakil bupati perempuan lajang pertama di Indonesia. Atika panggilan Atika Azmi Utammi Nasution, kini genap berusia 27 tahun.
Berawal dari rasa ingin memperbaiki kampung halamannya dari keterpurukan pembangunan dan ingin memberikan wadah kreativitas anak muda di Madina, Atika yang juga lulusan Master of Finance dari University of New South Wales Australia pada 2017 ini memutuskan pulang kampung dan memilih jalur politik untuk mewujudkan harapannya itu.
Baca : 4 Bulan Tak Gajian, Honorer Petugas Kebersihan Pasar Datangi Kantor DPRD Madina
“Saya pulang ke Indonesia dan memutuskan berkomunikasi dengan politikus di Mandailing Natal, dan bertemu denga Pak Sukhairi dan akhirnya kita punya visi yang sama, dan kita diusung tiga partai pengusung yakni, PKB, Hanura dan PKS,” ungkap Atika.
Atika terpilih bersama bupati terpilih Ja'far Sukhairi Nasution politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Madina.
Lihat Juga :