Kendaraan Pemudik Nekat Masuk Karawang, Petugas Minta Putar Arah

Kamis, 06 Mei 2021 - 10:55 WIB
loading...
Kendaraan Pemudik Nekat...
Kendaraan pemudik yang nekat masuk Karawang diminta putar arah dan kembali ke daerah asal.
A A A
KARAWANG - Hari pertama larangan mudik lebaran di Karawang, puluhan kendaraan diputar arah kembali ke tempat asal. Petugas yang berjaga di Pos Penyekatan Tanjungpura, yang berbatasan dengan Bekasi, menghadang kendaraan pemudik yang nekat masuk Karawang dan diminta balik arah. Kebanyakan pemudik diputar arah karena tidak memiliki dokumen kelengkapan untuk melintasi Karawang.

Berdasarkan pemantaun, pemudik yang dari arah Bekasi berhasil dicegah ketika mamasuki pos penyekatan di Tanjungpura Karawang sekitar pukul 1.00 wib dini hari. Mereka kebanyakan tidak memiliki dokumen untuk memasuki Karawang. Petugas pos penyekatan dengan tegas meminta para pengendara kendaraan roda dua dan roda empat untuk memutar arah dan kembali ketempat asal.

Baca juga: Pemudik Motor Ini Lolos Penyekatan dari Jakarta ke Sragen, Ternyata Jalan Ini yang Dilalui

"Puluhan pengendara roda dua dan roda empat dengan terpaksa kami minta putar arah karena tidak bisa menunjukan surat-surat untuk bisa melintasi pos penyekatan. Kami minta masyarakat jangan nekat untuk mudik karena itu sudah menjadi larangan pemerintah," kata Kepala Pos Penyekatan Tanjungpura, Kompol Suparno, Kamis (6/5/21).

Dari pantauan, terlihat puluhan pemudik dengan nomor kendaraan B, G, AB dan F berhasil dicegat saat memasuki perbatasan Bekasi - Karawang. Kebanyakan mereka tidak bisa menunjukan surat negatif COVID-19 dan surat izin perjalanan. Padahal kedua surat tersebut adalah syarat yang wajib ditaati pemudik. Tanpa kedua surat tersebut, pemudik terpaksa harus diputarbalik ke daerah asal.

Baca juga: Penumpang Positif COVID-19 Lolos Terbang dari Semarang ke Pangkalan Bun, Ini Tanggapan Bandara Ahmad Yani

Salah seorang pemudik asal Brebes, Yono (34) mengatakan, mudik lebaran bukan hanya menengok orang tua tapi juga karena saudaranya akan menikah usai lebaran. Oleh karena itu dia dan istrinya memaksa mudik ke kampung. "Mau ada hajat keluarga jadi kami harus pulang kampung, " kata Yono, usai kendaraannya di putar balik.

Lain lagi cerita pemudik asal Kuningan, Jawa Barat Uju Sunarya yang mengaku memaksa mudik karena ingin bertemu dua orang anaknya yang tinggal di kampung dengan neneknya. Anaknya tinggal di kampung karena dia repot berdagang hingga dititipkan ke neneknya. "Saya kangen sama anak saya karena sudah lama tidak ketemu. Lebaran ini saya rencanakan merayakan bersama anak saya, " kata Uju.

Sementara itu Kepala Pos Penyekatan Tanjungpura yang berbatasan Bekasi - Karawang mengingatkan agar masyarakat tidak nekat mudik. Apalagi melintas di Karawang sebab polisi berjaga 1x24 jam sehingga pemudik tidak bisa mencuri kesempatan." Karawang memiliki 14 pos lain yang disiapkan Polres Karawang. Jadi masuk dari manapun pasti tidak bisa dan kita akan tegas, " katanya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2,77 Juta Kendaraan...
2,77 Juta Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jabotabek hingga H+7 Lebaran
Ribuan Sepeda Motor...
Ribuan Sepeda Motor Padati Jalur Arteri Karawang pada Arus Balik Lebaran Minggu Sore
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, 4.330 Pemudik Kembali ke Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran Gelombang Dua, Ratusan Kendaraan Padati Pelabuhan Bakauheni
Arus Balik Lebaran,...
Arus Balik Lebaran, 25.000 Kendaraan Diprediksi Padati Pelabuhan Bakauheni Malam Ini
Arus Balik Lebaran,...
Arus Balik Lebaran, 2.952 Pemudik Tiba di Terminal Pulogebang Hari ini
Kemenag Sebut Masyarakat...
Kemenag Sebut Masyarakat Penerima Manfaat Masjid Ramah Pemudik Naik Signifikan
Kemenag Catat 3,5 Juta...
Kemenag Catat 3,5 Juta Pemudik Manfaatkan Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026
Kisah Jefri Caliak,...
Kisah Jefri Caliak, Pemudik yang Sarat Makna dan Keteguhan
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Berita Terkini
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved