Partai Ummat Fokus Penuhi Syarat Kemenkumham-KPU, Pusat Pegang Kendali
Rabu, 05 Mei 2021 - 20:09 WIB
loading...
A
A
A
"Kontestasi pemilihan ketua pengurus partai di wilayah akan menggunakan sistem demokrasi jika Partai Ummat telah ditetapkan sebagai salah satu kontestan politik dalam pemilu," jelasnya.
Kondisi tersebut, kata Uum, menjadikan penetapan ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Ummat Jabar pun dilakukan melalui musyawarah TPPPU yang telah menetapkan Sanusi Uwes sebagai Ketua DPW Partai Ummat Jabar.
"Prof Sanusi Uwes jadi ketua DPW Jawa Barat bukan karena kontestasi atau keinginan pribadinya. Tetapi dorongan dari TPPPU yang memandang Prof Sanusi Uwes lebih tepat jadi figur pimpinan partai di tahap pertama," ungkap Uum.
Mekanisme partai yang dijelaskan Uum tersebut sekaligus mematahkan kengototan mantan Bupati Bandung, Deden Rukman Rumaji yang berambisi menjadi ketua DPW Partai Ummat Jabar. Menurut dia, tidak ada rivalitas antartokoh dalam pemilihan ketua DPW Partai Ummat Jabar.
"Kontestasi 7 calon ketua itu tidak ada, hanya sebatas pemilihan atas pemusyawaratan TPPU yang mempercayakan seseorang untuk menjabat sebagai ketua. Penetapannya tetap di pusat. Jadi tidak ada rivalitas," tegas Uum.
Agar proses legalisasi partai di Kemenkumham tidak terhambat, Uum berharap semua yang ikut dalam gerbong Partai Ummat di Jabar lebih fokus berjuang, agar Partai Ummat bisa memenuhi legalitas dari Kemenkumham dan verifikasi KPU.
"Alhamdulilah tidak ada gejolak atau dinamika yang dirasa menggangu perjalanan Partai Ummat. Semua bisa menerima penetapan kepemimpinan Partai Ummat," tandasnya.
Kondisi tersebut, kata Uum, menjadikan penetapan ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Ummat Jabar pun dilakukan melalui musyawarah TPPPU yang telah menetapkan Sanusi Uwes sebagai Ketua DPW Partai Ummat Jabar.
"Prof Sanusi Uwes jadi ketua DPW Jawa Barat bukan karena kontestasi atau keinginan pribadinya. Tetapi dorongan dari TPPPU yang memandang Prof Sanusi Uwes lebih tepat jadi figur pimpinan partai di tahap pertama," ungkap Uum.
Mekanisme partai yang dijelaskan Uum tersebut sekaligus mematahkan kengototan mantan Bupati Bandung, Deden Rukman Rumaji yang berambisi menjadi ketua DPW Partai Ummat Jabar. Menurut dia, tidak ada rivalitas antartokoh dalam pemilihan ketua DPW Partai Ummat Jabar.
"Kontestasi 7 calon ketua itu tidak ada, hanya sebatas pemilihan atas pemusyawaratan TPPU yang mempercayakan seseorang untuk menjabat sebagai ketua. Penetapannya tetap di pusat. Jadi tidak ada rivalitas," tegas Uum.
Agar proses legalisasi partai di Kemenkumham tidak terhambat, Uum berharap semua yang ikut dalam gerbong Partai Ummat di Jabar lebih fokus berjuang, agar Partai Ummat bisa memenuhi legalitas dari Kemenkumham dan verifikasi KPU.
"Alhamdulilah tidak ada gejolak atau dinamika yang dirasa menggangu perjalanan Partai Ummat. Semua bisa menerima penetapan kepemimpinan Partai Ummat," tandasnya.
Lihat Juga :