Pasutri di Makassar Curi Ponsel Demi Beli Susu Anak
Rabu, 05 Mei 2021 - 18:16 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan, aksi pencurian UR terekam cctv minimarket, dari situ polisi melakukan penyelidikan sampai berhasil menemukan keberadaan pasutri yang belum dua tahun menikah ini. Keduanya pun dibawa ke Posko Jatanras untuk diinterogasi berikut barang bukti.
"Dari hasil interogasi pasangan suami istri ini mengaku nekat mencuri karena desakan ekonomi, di mana mereka ingin membelikan susu untuk anaknya yang masih bayi, berusia dua bulan. Selanjutnya kami serahkan ke Polsek Rappocini untuk penanganan lebih lanjut," ujar Nasrullah.
Baca juga: Viral 2 Remaja Gasak Isi Kotak Amal Masjid, Warganet: Neraka Jalur Prestasi!
Kanit Reskrim Polsek Rappocini , Iptu Nurman Matasa mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman. Dalih kebutuhan untuk membeli susu bayi perempuan pelaku juga diakui kepada penyidik Polsek. "Tadi sempat datang anaknya, karena mau diberikan ASI ," ucapnya.
Nurman menyatakan, kondisi hidup pas-pasan dari pasutri ini membuat mereka terpaksa melakukan tindak pidana pencurian. Sang suami yang hanya bekerja sebagai cleaning service di salah satu kampus di Makassar tak cukup menghidupi keluarganya.
"Dari hasil interogasi pasangan suami istri ini mengaku nekat mencuri karena desakan ekonomi, di mana mereka ingin membelikan susu untuk anaknya yang masih bayi, berusia dua bulan. Selanjutnya kami serahkan ke Polsek Rappocini untuk penanganan lebih lanjut," ujar Nasrullah.
Baca juga: Viral 2 Remaja Gasak Isi Kotak Amal Masjid, Warganet: Neraka Jalur Prestasi!
Kanit Reskrim Polsek Rappocini , Iptu Nurman Matasa mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman. Dalih kebutuhan untuk membeli susu bayi perempuan pelaku juga diakui kepada penyidik Polsek. "Tadi sempat datang anaknya, karena mau diberikan ASI ," ucapnya.
Nurman menyatakan, kondisi hidup pas-pasan dari pasutri ini membuat mereka terpaksa melakukan tindak pidana pencurian. Sang suami yang hanya bekerja sebagai cleaning service di salah satu kampus di Makassar tak cukup menghidupi keluarganya.
Lihat Juga :