Wali Kota Ini Pura-pura Mati Karena Tak Mau Ditangkap

Jum'at, 22 Mei 2020 - 13:49 WIB
loading...
Wali Kota Ini Pura-pura...
Ada-ada saja kelakuan orang yang tak ingin diciduk karena melanggar aturan lockdown. Tak terkecuali seorang Wali Kota Tantara di Peru, bernama Jaime Rolando Urbina Torres, yang pura-pura meninggal sebagai korban virus corona baru (Covid-19) dengan terbari
A A A
TANTARA - Ada-ada saja kelakuan orang yang tak ingin diciduk karena melanggar aturan lockdown. Tak terkecuali seorang Wali Kota Tantara di Peru, bernama Jaime Rolando Urbina Torres, yang pura-pura meninggal sebagai korban virus corona baru (Covid-19) dengan terbaring di peti mati.

Baca : Amerika Merugi Lagi, Jet Tempurnya Seharga Rp1,3 Triliun Jatuh

Dia sengaja berakting konyol seperti itu untuk menghindari penangkapan polisi setelah dia melanggar lockdown. Torres berbaring di peti mati sambil mengenakan masker wajah. Gara-gara ulah kocaknya ini, Torres justru berisiko mematikan karier politiknya.

Wali Kota Torres keluar untuk minum dengan teman-temannya di TantarĂ¡ pada Senin malam, sebuah tindakan yang melanggar aturan jam malam selama lockdown diberlakukan. Lantaran ketahuan melanggar aturan, dia didatangi polisi untuk ditangkap.

Ketika polisi datang, dia mulai memainkan aktingnya dengan berbaring di peti mati sebagai korban meninggal akibat penyakit Covid-19. Namun, aktingnya gagal karena polisi tetap menangkapnya.

Sebelum ditangkap, petugas polisi mengambil foto Torres yang sedang terbaring di peti mati dengan mata tertutup dan mengenakan masker wajah. Foto itu dirilis untuk publik yang akan membuatnya malu.

Mengutip laman Evening Standard, Jumat (22/05/2020), Torres ditahan karena melanggar jam malam dan aturan menjaga jarak sosial (social distancing).

Polisi tidak merinci di mana sang wali kota dan teman-temannya minum. Belum jelas juga mengapa peti mati terbuka ada di dekatnya saat Torres ditangkap.

Torres juga mendapat kecaman dari para pejabat dalam beberapa pekan terakhir karena gagal membuka tempat karantina darurat dan gagal melaksanakan pemeriksaan keselamatan.

Seperti kota lainnya di Peru, kota TantarĂ¡ diberlakukan lockdown sejak 16 Maret 2020 untuk mencegah penyebaran virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Menurut data John Hopkins University, Peru mencatat 104.000 kasus Covid-19 dengan 3.024 kematian pada Kamis pagi.
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gawat! Puluhan Siswa...
Gawat! Puluhan Siswa dan Guru SD di Situbondo Terjangkit Cacar Air, Sekolah Lockdown
Gunungkidul Lockdown...
Gunungkidul Lockdown Antraks, Hewan Masuk Wajib Keterangan Sehat
Tekan Wabah PMK Hewan...
Tekan Wabah PMK Hewan Meluas, Jabar Terapkan Micro Lockdown
Cegah Wabah PMK, Aceh...
Cegah Wabah PMK, Aceh Barat Lockdown Hewan Ternak di Pintu Masuk
Makin Ganas! Kantor...
Makin Ganas! Kantor Kumham Bali Lockdown, 31 Pegawai Terpapar COVID-19
Tiga Siswa Terpapar...
Tiga Siswa Terpapar COVID-19, SMA Negeri 6 Palembang Lockdown
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
Situasi SMPN 8 Tangsel...
Situasi SMPN 8 Tangsel Pasca Puluhan Siswa Terjangkit Cacar Air dan Gondongan
8 Virus yang Berpotensi...
8 Virus yang Berpotensi Menyebabkan Pandemi, Ancaman bagi Kesehatan Global
Rekomendasi
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Berita Terkini
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Infografis
Keras! 5 Negara Ini...
Keras! 5 Negara Ini Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved