Wanita Cantik Diikat di Kamar Hotel, Lalu Dirampok dan Dipaksa Berhubungan Seks
Senin, 03 Mei 2021 - 13:41 WIB
loading...
Wanita cantik menjadi korban perampasan dan pemerkosaan di hotel di Kota Malang. Foto/iNews TV/Deni Irwansyah
A
A
A
MALANG - Aksi pemerkosaan dan perampasan menggemparkan Kota Malang. Seorang pria berinisial IRY memperkosa wanita cantik berinisial NRH yang baru dikenalnya melalui media sosial. Kejadian ini berawal saat keduanya berjanji untuk bertemu di sebuah hotel di Kota Malang.
Baca juga: Perkosa Anak di Bawah Umur 8 Kali, Lelaki Bejat Ini Dibui
Pria asal Pakisaji, Kabupaten Malang tersebut, langsung menyekap NRH setibanya di dalam kamar hotel. IRY mengancam NRH dengan sebuah pisau lipat. NRH langsung diikat dan mulutnya disumpal dengan celana dalam.
Setelah menelanjangi korbannya, IRY merampas seluruh harta korbannya. Sebelum meninggalkan kamar, IRY sempat menyetubuhi korbannya. Usai melampiaskan napsunya, IRY kabur meninggalkan NRH yang tidak berdaya di dalam kamar.
Baca juga: Hendak Racun Polisi Beristri yang Dicintainya, Wanita Cantik Pengirim Takjil Terancam Hukuman Mati
Usai kejadian korban langsung melapor ke Polsek Lowokwaru, dan polisi berhasil menangkap IRY saat menjual barang rampasannya di Jalan Soekarno-Hatta. Dihadapan polisi, IRY mengakui semua perbuatannya.
Baca juga: Perkosa Anak di Bawah Umur 8 Kali, Lelaki Bejat Ini Dibui
Pria asal Pakisaji, Kabupaten Malang tersebut, langsung menyekap NRH setibanya di dalam kamar hotel. IRY mengancam NRH dengan sebuah pisau lipat. NRH langsung diikat dan mulutnya disumpal dengan celana dalam.
Setelah menelanjangi korbannya, IRY merampas seluruh harta korbannya. Sebelum meninggalkan kamar, IRY sempat menyetubuhi korbannya. Usai melampiaskan napsunya, IRY kabur meninggalkan NRH yang tidak berdaya di dalam kamar.
Baca juga: Hendak Racun Polisi Beristri yang Dicintainya, Wanita Cantik Pengirim Takjil Terancam Hukuman Mati
Usai kejadian korban langsung melapor ke Polsek Lowokwaru, dan polisi berhasil menangkap IRY saat menjual barang rampasannya di Jalan Soekarno-Hatta. Dihadapan polisi, IRY mengakui semua perbuatannya.
Lihat Juga :