Menteri KKP Trenggono Dorong Pengembangan PPN Brondong
Sabtu, 01 Mei 2021 - 21:33 WIB
loading...
A
A
A
“Pengembangan nantinya juga harus mengakomodir adanya industri perikanan di pelabuhan sehingga proses hulu hingga hilir terintegrasi. Ikan yang didaratkan pun bukan hanya ikan hasil tangkapan tapi juga hasil budidaya,” tambah Trenggono.
Baca juga: Dongkrak Kunjungan Wisata, Alumni Unusa Hadirkan Aplikasi Lokania
Aktivitas bongkar ikan di PPN Brondong per tahunnya lebih dari 53.000 ton dengan nilai produksi hampir Rp1 triliun. Sedangkan ikan yang didaratkan didominasi oleh ikan jenis swanggi, kurisi, kuniran, kapas-kapas, biji nangka dan ikan ayam-ayam. Setiap harinya ada 900 kapal yang melakukan aktivitas di pelabuhan, dengan kapasitas terbanyak di bawah 30 GT.
Selain mendukung pengembangan pelabuhan, Trenggono juga menyoroti pentingnya kebersihan pelabuhan karena salah satu target dari Kementrian KKP yakni transformasi pelabuhan perikanan menjadi lebih higienis dan modern.
Selain itu tidak menimbulkan bau menyengat dan ikan-ikan yang dipasarkan juga lebih higienis. "Dua tahun ke depan ini harus jadi bersih dan tidak (ada lagi) bau menyengat," ujar Trenggono.
Baca juga: Dongkrak Kunjungan Wisata, Alumni Unusa Hadirkan Aplikasi Lokania
Aktivitas bongkar ikan di PPN Brondong per tahunnya lebih dari 53.000 ton dengan nilai produksi hampir Rp1 triliun. Sedangkan ikan yang didaratkan didominasi oleh ikan jenis swanggi, kurisi, kuniran, kapas-kapas, biji nangka dan ikan ayam-ayam. Setiap harinya ada 900 kapal yang melakukan aktivitas di pelabuhan, dengan kapasitas terbanyak di bawah 30 GT.
Selain mendukung pengembangan pelabuhan, Trenggono juga menyoroti pentingnya kebersihan pelabuhan karena salah satu target dari Kementrian KKP yakni transformasi pelabuhan perikanan menjadi lebih higienis dan modern.
Selain itu tidak menimbulkan bau menyengat dan ikan-ikan yang dipasarkan juga lebih higienis. "Dua tahun ke depan ini harus jadi bersih dan tidak (ada lagi) bau menyengat," ujar Trenggono.
Lihat Juga :