Dongkrak Kunjungan Wisata, Alumni Unusa Hadirkan Aplikasi Lokania
Sabtu, 01 Mei 2021 - 16:45 WIB
loading...
Mas Syahdan Filsafan, menunjukkan aplikasi wisata Lokania. Foto/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Pandemi COVID-19 berkepanjangan cukup memukul industri pariwisata . Saat ini, upaya untuk membangkitkan pariwisata dengan konsep new normal terus digeber. Termasuk adanya rogram CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Merespon kebijakan dan kebangkitan industri pariwisata, alumni Program Studi (Prodi) S1 Sistem Informasi (SI) Unusa, Mas Syahdan Filsafan, bersama tiga orang temannya yakni Mochamad Arifin, Yusnida Situmorang dan Lathifatul Afifa, membuat start up bernama Lokania. Keempat orang ini sebagai pelopor berdirinya start up Lokania. Sebuah aplikasi untuk mendongkrak industri pariwisata.
Baca juga: Lima Anggota Polrestabes Surabaya Diduga Pesta Narkoba, Kapolda Jatim Marah Besar
Alumni lulusan tahun 2020 ini menjelaskan, Lokania merupakan aplikasi untuk memesan tiket wisata hingga memesan hotel. Aplikasi ini dibuat sejak bulan Januari 2021, hingga saat ini masih terus dilakukan penyempurnaan.
"Aplikasi sudah bisa digunakan, banyak masyarakat yang menggunakan aplikasi ini melalui web maupun download di Play Store," jelas Syahdan, Sabtu (1/5).
Merespon kebijakan dan kebangkitan industri pariwisata, alumni Program Studi (Prodi) S1 Sistem Informasi (SI) Unusa, Mas Syahdan Filsafan, bersama tiga orang temannya yakni Mochamad Arifin, Yusnida Situmorang dan Lathifatul Afifa, membuat start up bernama Lokania. Keempat orang ini sebagai pelopor berdirinya start up Lokania. Sebuah aplikasi untuk mendongkrak industri pariwisata.
Baca juga: Lima Anggota Polrestabes Surabaya Diduga Pesta Narkoba, Kapolda Jatim Marah Besar
Alumni lulusan tahun 2020 ini menjelaskan, Lokania merupakan aplikasi untuk memesan tiket wisata hingga memesan hotel. Aplikasi ini dibuat sejak bulan Januari 2021, hingga saat ini masih terus dilakukan penyempurnaan.
"Aplikasi sudah bisa digunakan, banyak masyarakat yang menggunakan aplikasi ini melalui web maupun download di Play Store," jelas Syahdan, Sabtu (1/5).
Lihat Juga :