Percepat Capai Herd Immunity 181,5 Juta Penduduk, Masjid Siap Jadi Sentra Vaksinasi
Jum'at, 30 April 2021 - 09:02 WIB
loading...
Pemerintah terus berupaya mempercepat pencapaian target herd immunity kepada 181,5 juta penduduk. Berbagai upaya dilakukan, termasuk menjadikan masjid sebagai sentra vaksinasi. Fofo ist
A
A
A
BANJARMASIN - Untuk menekan laju pandemi COVID-19 , pemerintah terus berupaya mempercepat pencapaian target herd immunity kepada 181,5 juta penduduk. Berbagai upaya dilakukan, termasuk menjadikan masjid sebagai sentra vaksinasi.
Akhmad Fydayeen, PJ Wali Kota Banjarmasin mengatakan, pihaknya telah memulai menjalankan program vaksinasi di masjid-masjid. “Hingga April, telah ada 8 masjid yang dijadikan tempat pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Tentunya masjid-masjid yang digunakan berlokasi di tempat strategissehingga sangat mudah untuk diakses warga,” terang Fydayeen Dialog Produktif bertema Vaksinasi Jalan, Ibadah Tetap Aman yang diselenggarakan KPCPEN dan disiarkan di FMB9ID_IKP, Kamis (29/4/2021).
Target vaksinasi melalui masjid-masjid di Kota Banjarmasin menyasar percepatan golongan lansia, kemudian bagi ASN, ustad, ustadzah, pengurus masjid, guru, dan dosen. “Sampaisejauh ini vaksinasi lansia di Banjarmasin sebesar 12,49 persen,” terang Akhmad Fydayeen. Baca juga: Dampak Dua Sisi Pandemi Terhadap Sektor Ketenagakerjaan
Lansia di Banjarmasin menurut Fydayeen, terutama di bulan Ramadhan cukup sering beribadah di masjid, “Apalagi di bulan Ramadhan ini, mereka beribadah di masjid
dari Isya sampai Subuh. Momen ini akan kami maksimalkan untuk mempercepat program vaksinasi , dan alhamdulillah kegiatan ini berjalan baik,” jelasnya.
Dr. H. Abidinsyah Siregar DHSM, MBA, MKes., Ketua PP DMI Bidang Kesehatan dan Sanitasi, menyampaikan kesediaan DMI untuk membantu. “Kita merasa prihatin, khususnya pak Jusuf Kalla sebagai tokoh bangsa, yang mengetahui betul situasi nasional saat ini bahwa pencapaian vaksinasi bagi lansia berjalan lambat. Itu yang membuat pak Jusuf Kalla dan jajaran pimpinan Dewan Masjid Indonesia proaktif, karena lansia banyak yang di masjid,” dalam Dialog tersebut.
Akhmad Fydayeen, PJ Wali Kota Banjarmasin mengatakan, pihaknya telah memulai menjalankan program vaksinasi di masjid-masjid. “Hingga April, telah ada 8 masjid yang dijadikan tempat pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Tentunya masjid-masjid yang digunakan berlokasi di tempat strategissehingga sangat mudah untuk diakses warga,” terang Fydayeen Dialog Produktif bertema Vaksinasi Jalan, Ibadah Tetap Aman yang diselenggarakan KPCPEN dan disiarkan di FMB9ID_IKP, Kamis (29/4/2021).
Target vaksinasi melalui masjid-masjid di Kota Banjarmasin menyasar percepatan golongan lansia, kemudian bagi ASN, ustad, ustadzah, pengurus masjid, guru, dan dosen. “Sampaisejauh ini vaksinasi lansia di Banjarmasin sebesar 12,49 persen,” terang Akhmad Fydayeen. Baca juga: Dampak Dua Sisi Pandemi Terhadap Sektor Ketenagakerjaan
Lansia di Banjarmasin menurut Fydayeen, terutama di bulan Ramadhan cukup sering beribadah di masjid, “Apalagi di bulan Ramadhan ini, mereka beribadah di masjid
dari Isya sampai Subuh. Momen ini akan kami maksimalkan untuk mempercepat program vaksinasi , dan alhamdulillah kegiatan ini berjalan baik,” jelasnya.
Dr. H. Abidinsyah Siregar DHSM, MBA, MKes., Ketua PP DMI Bidang Kesehatan dan Sanitasi, menyampaikan kesediaan DMI untuk membantu. “Kita merasa prihatin, khususnya pak Jusuf Kalla sebagai tokoh bangsa, yang mengetahui betul situasi nasional saat ini bahwa pencapaian vaksinasi bagi lansia berjalan lambat. Itu yang membuat pak Jusuf Kalla dan jajaran pimpinan Dewan Masjid Indonesia proaktif, karena lansia banyak yang di masjid,” dalam Dialog tersebut.
Lihat Juga :