Menghina Tenggelamnya KRI Nanggala-402, Pemuda Konawe Diamankan Lanal Kendari
Kamis, 29 April 2021 - 14:18 WIB
loading...
Pemuda asal Konawe, diamankan Lanal Kendali, usai memberi komentar negatif terhadap tenggelamnya KRI Nanggala-402, Foto/iNews TV/Febriyono Tamenk
A
A
A
KENDARI - Seorang pemuda asal Konawe, Sulawesi Tenggara, diamankan anggota Pangkalan TNI AL (Lanal) Kendari, usai membuat komentar bernada menghina terhadap tenggelamnya KRI Nanggala-402 .
Baca juga: Silaturahmi dengan Keluarga Awak KRI Nanggala-402, Jokowi Janji Bangunkan Rumah
Komentar penghinaan itu disampaikan pemuda yang diketahui bernama Muhamad Jisrah Rahman melalui akun media sosial Facebook miliknya. Lanal Kendari, menyerahkan penanganan kasus ini ke Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara.
Pasintel Lanal Kendari, Mayor Laut Ucok Pramona mengaku, penyelidikan kasus ini diserahkan ke Direskrimum Polda Sulawesi Tenggara. "Saat diperiksa, pemilik akun Facebook tersebut mengaku akunnya dibajak . Untuk memastikannya, masih dilakukan penyelidikan," tuturnya.
Baca juga: Anggota TNI dan Polri di Papua Berkelahi dan Berujung Baku Tembak, 2 Orang Terluka
Hingga kini Lanal Kendari, dibantu Tim Siber Mabes TNI AL, masih terus berupaya mengumpulkan bukti-bukti jejak digital terkait unggahan yang dilakukan Muhamad Jisrah Rahman.
Baca juga: Silaturahmi dengan Keluarga Awak KRI Nanggala-402, Jokowi Janji Bangunkan Rumah
Komentar penghinaan itu disampaikan pemuda yang diketahui bernama Muhamad Jisrah Rahman melalui akun media sosial Facebook miliknya. Lanal Kendari, menyerahkan penanganan kasus ini ke Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara.
Pasintel Lanal Kendari, Mayor Laut Ucok Pramona mengaku, penyelidikan kasus ini diserahkan ke Direskrimum Polda Sulawesi Tenggara. "Saat diperiksa, pemilik akun Facebook tersebut mengaku akunnya dibajak . Untuk memastikannya, masih dilakukan penyelidikan," tuturnya.
Baca juga: Anggota TNI dan Polri di Papua Berkelahi dan Berujung Baku Tembak, 2 Orang Terluka
Hingga kini Lanal Kendari, dibantu Tim Siber Mabes TNI AL, masih terus berupaya mengumpulkan bukti-bukti jejak digital terkait unggahan yang dilakukan Muhamad Jisrah Rahman.
(eyt)
Lihat Juga :