MUI Minta Santri yang Mudik Patuhi Aturan di Kampung Halaman
Rabu, 28 April 2021 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
Di satu sisi kebijakan ini baik untuk santri untuk menghapus kerinduan denga keluarga setelah melakukan proses belajar di pondok pesantren dalam waktu cukup lama. Namun di sisi lain juga jadi beban tersendiri untuk para pengurus pondok pesantren.
"Beban bagi pesantren karena kan tes PCR dan test antigen itu bisa jadi dibebankan ke pondok pesantren. Setidaknya itu perlu biaya untuk pengadaan alat tesnya," kata dia.
baca juga: Buntut Larangan, Puluhan Ribu Angkutan Umum di Jabar Bakal Nganggur
Sementara kalau tidak diperbolehkan mudik dan para santri tetap berada di pondok, persoalannya juga sama. Kebutuhan mereka sehari-hari bakal menjadi beban kyai atau pengurus pondok pesantren. Disitulah dilematisnya, di satu sisi ingin mencegah penularan COVID-19 tapi secara ekonomi juga menambah persoalan baru.
"Ya kalau santri tidak pulang biaya hidup mereka akan jadi beban ponpes. Kalau pulang, konsekuensinya mereka juga harus siap dikarantina dulu ketika tiba di kampung halaman sesuai aturan di daerah," pungkasnya
"Beban bagi pesantren karena kan tes PCR dan test antigen itu bisa jadi dibebankan ke pondok pesantren. Setidaknya itu perlu biaya untuk pengadaan alat tesnya," kata dia.
baca juga: Buntut Larangan, Puluhan Ribu Angkutan Umum di Jabar Bakal Nganggur
Sementara kalau tidak diperbolehkan mudik dan para santri tetap berada di pondok, persoalannya juga sama. Kebutuhan mereka sehari-hari bakal menjadi beban kyai atau pengurus pondok pesantren. Disitulah dilematisnya, di satu sisi ingin mencegah penularan COVID-19 tapi secara ekonomi juga menambah persoalan baru.
"Ya kalau santri tidak pulang biaya hidup mereka akan jadi beban ponpes. Kalau pulang, konsekuensinya mereka juga harus siap dikarantina dulu ketika tiba di kampung halaman sesuai aturan di daerah," pungkasnya
(msd)
Lihat Juga :