Surabaya Gempar, Trainer Gym Ditusuk Pisau 7 Kali Hingga Meregang Nyawa
Senin, 26 April 2021 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
Kanit Reskrim Polsek Sukolilo,Iptu Zainul Abidin mengatakan, sebelum kejadian korban dan pelaku sempat cekcok di lantai dua lokasi pusat kebugaran tersebut. Hasil pemeriksaan sementara, pelaku dendam kepada korban karena kerap di bully.
“Pelaku membeli pisau dapur di supermarket yang tak jauh dari lokasi. Pisau itu digunakan menusuk korban sebanyak tujuh kali. Tangan pelaku juga mengalami luka karena saking kerasnya penusukan tersebut," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Sukolilo Surabaya, Kompol Subiantana mengatakan, korban adalah warga Gembong Sawah, Surabaya. Sedangkan tersangka adalah warga Padang Panjang, Sumatera Barat dan tinggal di Mulyosari Permai Surabaya. Baik korban maupun pelaku sama-sama sudah berkeluarga. “Korban memiliki tiga anak, sedangkan pelaku belum dikarunia keturunan,” katanya.
Dia mengungkapkan, korban dan pelaku merupakan teman lama dan menjadi member di Araya Club House. Namun pelaku berprofesi sebagai personal trainer. Pelaku mengaku sering dibully dan diolok-olok oleh korban. Sehingga pelaku sakit hati dan menghabisi korban. “Ada lima orang saksi yang dimintai keterangan,” terangnya.
Di antaranya, tukang sampah, tukang sapu, security, dan pegawai Araya Club House. Menurut pengakuan para saksi, security perumahan tersebut sudah berusaha melerai dan menelepon kepolisian. Kebetulan ada anggota Polsek Sukolilo sedang patroli di daerah itu dan langsung mengamankan tersangka.
“Pelaku membeli pisau dapur di supermarket yang tak jauh dari lokasi. Pisau itu digunakan menusuk korban sebanyak tujuh kali. Tangan pelaku juga mengalami luka karena saking kerasnya penusukan tersebut," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Sukolilo Surabaya, Kompol Subiantana mengatakan, korban adalah warga Gembong Sawah, Surabaya. Sedangkan tersangka adalah warga Padang Panjang, Sumatera Barat dan tinggal di Mulyosari Permai Surabaya. Baik korban maupun pelaku sama-sama sudah berkeluarga. “Korban memiliki tiga anak, sedangkan pelaku belum dikarunia keturunan,” katanya.
Dia mengungkapkan, korban dan pelaku merupakan teman lama dan menjadi member di Araya Club House. Namun pelaku berprofesi sebagai personal trainer. Pelaku mengaku sering dibully dan diolok-olok oleh korban. Sehingga pelaku sakit hati dan menghabisi korban. “Ada lima orang saksi yang dimintai keterangan,” terangnya.
Di antaranya, tukang sampah, tukang sapu, security, dan pegawai Araya Club House. Menurut pengakuan para saksi, security perumahan tersebut sudah berusaha melerai dan menelepon kepolisian. Kebetulan ada anggota Polsek Sukolilo sedang patroli di daerah itu dan langsung mengamankan tersangka.
Lihat Juga :