UMI Raih Peringkat 12 PTS Terbaik Versi SCImago Institutions Rankings
Kamis, 22 April 2021 - 20:58 WIB
loading...
Kampus UMI berhasil meraih peringkat 12 PTS terbaik versi SCImago Institutions Rankings. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mencatatkan namanya sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Indonesia. Terbaru adalah rilis perguruan tinggi teratas versi The SCImago Institutions Rankings (SIR), Kamis (22/4/2021).
Berdasarkan hasil SIR, UMI meraih 64th percentile research, 98th percentile innovation, dan 99th percentile societal dengan total 90th percentile. Atas angka tersebut, UMI berada di posisi 47 se-Indonesia (termasuk di dalamnya PTN) dan peringkat 12 di antara PTS se-Indonesia dan satu-satunya di luar Pulau Jawa.
Baca Juga: Dirjen Pendidikan Tinggi Puji Universitas Muslim Indonesia
Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa PTS berakreditasi institusi A pertama di luar Pulau Jawa ini berhasil menunjukan kualitas dalam berbagai indikator untuk kesekian kalinya.
Menurut situs resminya, The SCImago Institutions Rankings adalah lembaga pemeringkatan yang menggabungkan tiga indikator yang berbeda, yakni berdasarkan kinerja penelitian (bobot 50%), hasil inovasi (bobot 30%), dan dampak sosial (bobot 20%) yang diukur dengan visibilitas web.
Berdasarkan hasil SIR, UMI meraih 64th percentile research, 98th percentile innovation, dan 99th percentile societal dengan total 90th percentile. Atas angka tersebut, UMI berada di posisi 47 se-Indonesia (termasuk di dalamnya PTN) dan peringkat 12 di antara PTS se-Indonesia dan satu-satunya di luar Pulau Jawa.
Baca Juga: Dirjen Pendidikan Tinggi Puji Universitas Muslim Indonesia
Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa PTS berakreditasi institusi A pertama di luar Pulau Jawa ini berhasil menunjukan kualitas dalam berbagai indikator untuk kesekian kalinya.
Menurut situs resminya, The SCImago Institutions Rankings adalah lembaga pemeringkatan yang menggabungkan tiga indikator yang berbeda, yakni berdasarkan kinerja penelitian (bobot 50%), hasil inovasi (bobot 30%), dan dampak sosial (bobot 20%) yang diukur dengan visibilitas web.
Lihat Juga :