alexametrics

Pemecatan Nakes, Anggota DPR RI-Aktivis Prihatin Sikap Pemda OI

loading...
Pemecatan Nakes, Anggota DPR RI-Aktivis Prihatin Sikap Pemda OI
Pemecatan Nakes, Anggota DPR RI-Aktivis Prihatin Sikap Pemda OI. Foto/SINDOnews/Melly Pus
A+ A-
OGAN ILIR - Sebanyak 109 tenaga kesehatan (Nakes) honorer dipecat tidak hormat oleh Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam lantaran melakukan aksi mogok terkait insentif, APD, jaminan BPJS dan rumah singgah di RSUD Tanjung Senai, Ogan Ilir.

Menurut pihak rumah sakit, tindakan pemecatan dilakukan lantaran nakes tidak masuk selama 5 hari, pasca Ogan Ilir terdapat pasien positif covid-19 mulai tanggal 16 Mei lalu.

Ketua Umum Rumah SandiUno Indonesia Sanny Irsan sangat menyayangkan pemecatan tersebut. Menurutnya, dikhawatirkan tindakan pemecatan itu membuat efek kurang baik kepada tenaga kesehatan lain. (Baca juga: 109 Nakes Dipecat, Ini Alasan RSUD Ogan Ilir)



"Dikhawatirkan akan membuat efek yang kurang baik kepada Nakes-nakes lain yang saat ini sedang bertugas di garda terdepan," kata Sanny Irsan kepada Sindonews, Kamis (21/5/2020).

Sedangkan anggota DPR RI Komisi IX Sri Meliyana menuturkan, saat pandemi COVID-19 seharusnya semua orang bekerja sama memerangi Corona.

"Sangat disayangkan. Kami belum mengetahui secara persis apa penyebab kejadian ini, tapi kami tahu jalan keluar yang bisa menyelesaikan permasalahan ini, yaitu komunikasi saling mendengar dan saling menghargai," ucapnya.
(boy)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak