Jalan Panjang dan Terjal Vaksin Merah Putih untuk Negeri

Rabu, 21 April 2021 - 01:33 WIB
loading...
Jalan Panjang dan Terjal...
Para peneliti Unair terus mendalami vaksin Merah Putih yang rencananya akan dipakai untuk kebutuhan dalam negeri.SINDOnews/Ist
A A A
SURABAYA - Tahun lalu, di tengah keterpurukan pandemi COVID-19 ada harapan muncul dengan rencana pembuatan vaksin dalam negeri yang diberi nama vaksin Merah Putih . Langkah kolaborasi pun dilakukan untuk mempercepat berbagai uji. Jalan terjal itu pun dilakukan sampai saat ini.

Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. Moh Nasih menjelaskan panjangnya jalan yang ditempuh di tengah masa sulit pandemi serta kontribusi yang diberikan oleh para peneliti. Ada upaya pengobatan serta pencegahan yang dilakukan. Baca juga: Mulai Ada Titik Terang, Vaksin Merah Putih Digunakan Tahun Depan

Kerja sosial itu diawali ketika Universitas Airlangga terlibat dari proses testing sampai penanganan jenazah COVID-19. “Sebelum yang lain mengulas tentang reagen, kami lebih awal melakukan proses tes dengan metode swab PCR,” kata Nasih, Selasa (20/4/2021).

Ia melanjutkan, tahapan selanjutnya di tengah memburuknya pandemi juga muncul temuan kombinasi obat yang digunakan banyak pihak dalam mengobadi pasien yang positif COVID-19. Setelah itu, program jangka panjang juga dioptimalkan. Salah satunya program pengadaan vaksin yang diberi nama Merah Putih. "Tim peneliti Unair tidak berdiri sendiri. Banyak pihak yang terlibat seperti Kemenristek BRIN,” ungkapnya.

Program ini, katanya, memiliki arti vaksin bagian dan komitmen program jangka panjang Universitas Airlangga dalam penanganan COVID-19 ini. Proses yang dilalui pun panjang, jalan berliku, dan beberapa kali harus berganti metode.

Namun, katanya, Universitas Airlangga tidak akan terlalu jauh ikut dalam proses produksi massal vaksin. Sebab, Posisi Universitas Airlangga hanya berada dalam proses penyiapan dan semua dilakukan dengan benar dan mendapatkan rekomendasi dari BPOM. Baca juga:Datang ke ITB, Kepala BPOM Dukung Pengembangan Vaksin Merah Putih

Perihal kapan waktu vaksin bisa digunakan, pihaknya memprediksi sekitar 10 hingga 11 bulan lagi. Mengingat tahap praklinis bukanlah tahap yang sederhana dan sebentar. Jadi proses ini masih panjang agar efektivitas vaksin bisa benar-benar maksmal. “Mohon doanya semoga bisa lancar dan segera bisa dipakai Vaksin Merah Putih,” kata Nasih.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
BPOM Gandeng BNN dan...
BPOM Gandeng BNN dan Polri Awasi Peredaran dan Penyalahgunaan Whip Pink
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Cegah Kanker Serviks,...
Cegah Kanker Serviks, POGI Gelar Vaksinasi HPV Massal 500 Perempuan
Posko BPOM Peduli Banjir...
Posko BPOM Peduli Banjir Aceh, Taruna Ikrar: Hadirkan Layanan Konseling
BPOM, Dinkes, MUI, Disdik,...
BPOM, Dinkes, MUI, Disdik, dan Sivitas Akademika Tinjau SPPG Polri Lampung Selatan
BPOM Temukan 14 Kosmetik...
BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya, Ini Daftarnya!
BPOM Bongkar Peredaran...
BPOM Bongkar Peredaran 2,1 Juta Kosmetik Ilegal Senilai Rp35,8 Miliar
BPOM Ungkap Temuan Kosmetik...
BPOM Ungkap Temuan Kosmetik Ilegal Naik 10 Kali Lipat pada 2026, Nilainya Tembus Rp35,8 Miliar
Rekomendasi
Sambangi Polres Jakarta...
Sambangi Polres Jakarta Selatan, Amanda Manopo Siap Laporkan Pihak Manajemen
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved