Reses di Kelurahan Kunjung Mae, Kartini Terima Keluhan Soal Pendataan Bansos

Senin, 19 April 2021 - 20:09 WIB
loading...
Reses di Kelurahan Kunjung...
Suasana reses anggota DPRD Makassar Kartini di Jalan Rajawali Lorong 29, RW 03, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Senin (19/4). Foto: SINDOnews/Vivi Riski Indriani
A A A
MAKASSAR - Anggota DPRD Makassar , Kartini melakukan reses kedua di Jalan Rajawali Lorong 29, RW 03, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Senin (19/4).

Kegiatan itu diikuti puluhan warga yang bermukim di RT D dan RT F RW 03. Turut hadir, Camat Mariso Arsyal dan Lurah Kunjung Mae Muh Ikbal dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Mariso Rahman.

Baca juga: Anggota DPRD Makassar Tekankan Pentingnya Baca Tulis Al-Qur'an

Dalam kesempatan tersebut, Kartini mendapat banyak keluhan dari warga terkait sistem pendataan bantuan sosial (bansos) . Tidak sedikit warga mempertanyakan lantaran tidak lagi terdata sebagai keluarga penerima manfaat (KPM).

"Ada yang mengeluh bahwa, pendataan itu tidak sampai ke RT masing-masing. Jadi, mereka merasa bahwa ini dipilih-pilih, warga yang berhak mendapatkan bantuan sosial ," kata Kartini yang merupakan legislator Partai Perindo .

Persoalan pendataan diakuinya memang selalu menjadi polemik. Hanya saja bantuan ini merupakan program Kementerian Sosial (Kemensos) . Sehingga dia tidak mengetahui persis alasan data KPM ditolak sistem dari kementerian.

Apalagi berdasarkan data yang diterima, jumlah KPM mengalami penurunan. Di Januari, jumlah KPM Kota Makassar hanya berkisar 38.531 orang, sedangkan di Februari 39.458 orang.

Baca juga: Dewan Harap Vaksinasi Guru di Makassar Rampung Juni

Namun jumlah itu turun drastis pada Maret 2021 yang hanya berkisar 11.025 orang. Tapi setelah dilakukan verifikasi data jumlah itu bertambah menjadi 31.000 orang. Meski begitu, jumlah itu masih kurang dari target 45.000 penerima.

"Setelah dilakukan verifikasi data dari Kementerian Sosial , banyak data yang tertolak. Jadi ini bukan karena pengurangan, tapi memang sistem yang menolak data dari kita. Artinya, tidak konek data kependudukannya," ujar dia.

Lurah Kunjung Mae, Muh Ikbal mengaku tidak membeda-bedakan pendataan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Warga yang datang mengurus di kelurahan tetap dilayani dalam bentuk surat keterangan tidak mampu (SKTM).

"Cuma masalahnya, informasi yang kami dapatkan dari Dinas Sosial dua tahun terakhir kelurahan tidak bisa lagi menginput data di laman DTKS, kuncinya dipegang di Dinas Sosial ," ujar dia.

Baca juga: Dewan Desak Pemkot Makassar Kejar Aset PSU dari Pengembang Perumahan

Sehingga kata Ikbal, persoalan ini menimbulkan kesan bahwa SKTM yang dikeluarkan kelurahan langsung dikirim ke Dinas Sosial untuk mendapat bantuan dari Kemensos .

"Jadi nanti setiap RT menyodorkan nama siapa yang layak. Pilih-pilih memang pasti kita harus pilih-pilih. Karena kita mau, yang mendapat bantuan itu betul-betul orang yang layak," ungkap dia.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bansos Bencana untuk...
Bansos Bencana untuk Sumatera Rp600 Miliar Siap Disalurkan, Kebutuhan Rp2 Triliun
Bansos Pakai DTSEN,...
Bansos Pakai DTSEN, Komisi IV Kota Bogor Minta Penyaluran Tepat Sasaran
Peduli Warga Prasejahtera,...
Peduli Warga Prasejahtera, Ocean Dental Bagikan Beras di Wilayah Operasional
Peruri Dukung Banyuwangi...
Peruri Dukung Banyuwangi Jadi Pelopor Digitalisasi Bansos di Kancah Nasional
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Rekomendasi
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved