Kabaintelkam Polri Sambangi Asrama Mahasiswa Papua di Makassar

Minggu, 18 April 2021 - 22:57 WIB
loading...
Kabaintelkam Polri Sambangi...
Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Komjen Pol Paulus Waterpauw menyambangi Asrama Mahasiswa BIAK-Numfor Papua. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri , Komjen Pol Paulus Waterpauw menyambangi Asrama Mahasiswa BIAK-Numfor Papua di Jalan Rappocini Raya, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Minggu (18/4/2021).Mantan Kapolda Papua ini datang didampingi Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam, Dir Intelkam Polda Sulsel, Kombes Pol Dwi Suryo Cahyo, dan pejabat utama Polda Sulsel lainnya, serta Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana.Di sela pertemuan itu, Komjen Pol Paulus Waterpauw menyerahkan bantuan sembako kepada para penghuni asrama. Bantuan sembako juga diberikan oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam.


"Sebagai orang tua, kakak, senior punya kewajiban datang untuk lihat mereka kebetulan bapak Kapolda, Kapolrestabes, pak Dir Intel punya waktu untuk saya bisa lihat adik-adik saya," ujar Paulus Waterpauw.Paulus juga memberikan semangat kepada para mahasiswa Papua, untuk bertekad meraih sebuah kesuksesan serta senantiasa mengingat pesan orang tua di kampung halaman mereka. Salah satunya budaya mendengar."Teruslah Menjaga harkat dan martabat Papua dan mesti ingat, budaya mendengar adalah salah satu kunci kesuksesan. Terus berbaur, cari pengalaman di sini," tukas Jenderal bintang tiga ini.Dia berpesan agar para mahasiswa bisa membantu pemerintah dalam melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan. Paulus menegaskan pemerintah akan terus mengawal kegiatan dan keberlangsungan hidup para mahasiswa di perantauan."Apalagi pemerintah mendukung terus otonomi khusus, pembiayaan beasiswa dan sebagainya," ucapnya.Di lain hal, Paulus juga menanggapi kejadian pemberontakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Dia mengatakan kondisi tersebut sudah jadi atensi utama Polri.


"Saya sudah komunikasi dengan pak Bupati, pak Kapolda, dan Pangdam juga. Nanti malam saya akan berangkat survei ke Papua dalam rangka itu. Melihat situasi sendiri di sana dan membantu pemecahan masalah," ungkapnya.Menurutnya KKB kerap masuk dalam lingkungan tanpa memakai atribut apapun termasuk senjata. Biasanya kata Paulus, mereka mengamati lingkungan setempat. "Dia melihat dan mempelajari dulu kelemahan kita yang ada di sana termasuk masyarakat," ucapnya.Dia melanjutkan gerak-gerik KKB sulit terbaca jika sudah begitu. "Kalau mereka datang dengan perlengkapan lengkap dengan identitas. Sudah pasti kita tindak tegas. Ini yang jadi masalah," tegasnya.Kecenderungan lain, kata Paulus, KKB kerap berbuat onar di kawasan yang sudah damai dan tentram. " Mereka mengganggu di waktu-waktu tertentu. Biasanya sudah aman, sudah landai mereka terus melakukan upaya-upaya begitu," jelasnya.Menurutnya apa yang dilakukan KKB ini tidak jauh dari motif ekonomi. "Suka mengganggu karena tak punya pekerjaan. Makanya kita sudah atensi, sudah jadi kebijakan bapak Kapolri untuk menindak tegas mereka," tutupnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pendeta Papua Minta...
Pendeta Papua Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Pelanggaran HAM
Tangis Histeris Sambut...
Tangis Histeris Sambut Jenazah Rosalina Rerek Sogen, Guru Korban Kekejaman KKB Papua
6 Guru dan Tenaga Medis...
6 Guru dan Tenaga Medis Korban Kekerasan KKB di Yahukimo Masih Dirawat Intensif
5 Fakta Penembakan Guru...
5 Fakta Penembakan Guru di Yahukimo oleh OPM, Aksi Biadab yang Melanggar Prinsip HAM
TNI-Polri Evakuasi 8...
TNI-Polri Evakuasi 8 Korban Serangan KKB di Distrik Anggruk ke RSAD Marthen Indey
TNI Evakuasi 42 Tenaga...
TNI Evakuasi 42 Tenaga Pengajar dan Kesehatan usai Serangan KKB di Distrik Anggruk Yahukimo
Satgas Koops TNI Habema...
Satgas Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Jenazah Guru Korban Pembunuhan OPM di Yahukimo
Sadis! 6 Guru di Yahukimo...
Sadis! 6 Guru di Yahukimo Papua Tewas Diserang KKB
Terungkap Modus Penyelundupan...
Terungkap Modus Penyelundupan Senjata Api ke KKB Papua, Dimasukkan ke Kompresor
Rekomendasi
Saksikan Siang Ini Cahaya...
Saksikan Siang Ini Cahaya Hati Indonesia Penciptaan Makhluk Allah SWT hanya di iNews
Lebih dari 39.000 Anak...
Lebih dari 39.000 Anak Yatim di Gaza akibat Genosida Israel
Nintendo Switch 2: Jadwal...
Nintendo Switch 2: Jadwal Rilis, Harga, dan Alasan Indonesia Belum Kebagian
Berita Terkini
Rakyat Gaza Terus Dibantai,...
Rakyat Gaza Terus Dibantai, Serikat Pengemudi Daring Bela Palestina
10 menit yang lalu
Kenaikan Tiket KA Usai...
Kenaikan Tiket KA Usai Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta: Terapkan Batas Atas dan Batas Bawah
1 jam yang lalu
Ribuan Kendaraan Pemudik...
Ribuan Kendaraan Pemudik Arus Balik Terjebak Macet 10 Km di Ruas Bumiayu-Prupuk
2 jam yang lalu
Puncak Arus Balik, Tol...
Puncak Arus Balik, Tol Jakarta-Cikampek Arah Jakarta Diberlakukan Contraflow 2 Lajur
2 jam yang lalu
Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar...
Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar 2,5 Jam, Beroperasi Juni 2025
3 jam yang lalu
Perhatian! One Way Arah...
Perhatian! One Way Arah Puncak Diberlakukan Pagi Ini untuk Urai Kepadatan Wisatawan
4 jam yang lalu
Infografis
Danau Laguna Verde,...
Danau Laguna Verde, Danau Paling Beracun di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved