Keluarga Ais Korban Penodongan, Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Keributan di Kafe Brazil

Sabtu, 17 April 2021 - 22:09 WIB
loading...
Keluarga Ais Korban...
Muhamad Alwi Safei alias Ais (19) yang diduga ditodong oleh IF, bos Kafe Brazil dengan menggunakan senjata api jenis pistol organik saat keributan terjadi. Foto/Edy Irawan
A A A
BIMA - Mendengar ada upaya sejumlah korban lain yang dirunding damai oleh IF, pelaku penodongan terhadap warga pribumi di Bima, Nusa Tenggara Barat, kini Muhamad Alwi Safei alias Ais bersama keluarganya justeru meminta polisi usut tuntas kasus tersebut.

Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Nuris, orang tua dari Ais (19) tahun, yang juga menjadi korban penodongan IF dengan senjata api (senpi) jenis pistol saat keributan di tempat hiburan malam pada Minggu (14/03/2021) dini hari lalu.

Nuris menegaskan, setelah ia bersama anaknya melaporkan kasus penodongan itu, hingga kini tak pernah dipanggil kembali oleh pihak penyidik Kepolisian Polres Bima Kota.

Sebagai pihak korban, Nuris kecewa mendengar ada pihak korban lain yang sudah diajak runding damai oleh pelaku penodongan di kantor polisi.

"Meski ada sebagian korban lain yang sudah damai, namun kami sekeluarga akan terus menuntut upaya hukum. Karena perbuatannya benar-benar membuat kami pribumi sakit hati. Jika mengingat kejadian itu, Ais anak saya mengalami trauma yang mendalam pasca ditodong dengan pistol," terang Nuris, Sabtu (17/04/2021).

Sebab, setelah ia dan anaknya melaporkan kasus tersebut pada pertengahan Maret lalu, hingga kini tak pernah dipanggil kembali.

"Penodongan dengan senjata api ini kan pidana murni, kenapa harus diberikan ruang damai di kantor Polisi. Jangan karena terduga pelaku adalah bos cafe brazil yang notabene banyak duit, lalu hak hukum kami sebagai rakyat dikesampingkan," kesalnya.

Nuris yang juga pernah menggelar aksi demo di depan Mapolres Bima Kota menuntut IF ditangkap serta diadili. Dia berharap, polisi terus bekerja untuk mengungkap kasus keributan serta penodongan menggunakan pistol terhapan anaknya Ais di kafe brazil milik IF.

"Sebenarnya kasus ini tidak sulit untuk diungkap. Di cafe tersebut ada CCTV, tinggal diambil rekamannya untuk mengetahui siapa sebenarnya pelaku penodongan malam itu. Dibalik itu kan ada kejahatan lain yang harus diselidiki, seperti terkait senjata api legal atau tidak. Karena, saya mendengar senjata tersebut merupakan buatan rusia dan hasil penyelundupan," paparnya.

Dengan peristiwa ini, Nuris berharap agar polisi terus melakukan proses penyelidikan dan penyidikan.

"Bagaimana tidak, pasca kejadian itu, saya sebagai ibu korban sangat stres melihat anak saya mengurung diri dalam kamar hingga hari ini. Iya, Ais trauma karena baru pertama kali dalam hidupnya ditodong dengan senjata api. Untuk itu, mohon pada penegak hukum agar pelaku segera diungkap," harapnya.

Baca juga: Jembatan Telah Terpasang, Warga Desa Bolo-Rade, Bima NTB Kembali Tersenyum

Sementara Kapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo Wicaksono yang ditemui pada Sabtu (17/04/2021) malam, belum mengetahui hasil perkembangan penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Pidum.

Baca juga: Aktivis Papua Markus Yenu Kecam Tindakan Keji KKB

"Untuk lebih jelasnya, coba tanyakan dulu sama penyidik terkait laporan atas nama Muhamad Alwi Safei. Korban yang ini baru saya mengetahuinya. Tapi kalau korban lainnya, telah runding berdamai dengan pelaku pada Jumat (16/04/2021) malam," jelasnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Sahroni Geram: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal!
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
Rekomendasi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Berita Terkini
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved