Mudik Dilarang, Organda Sleman Minta Ada Perhatian Pemerintah bagi Pelaku Usaha Transportasi

Sabtu, 17 April 2021 - 13:50 WIB
loading...
Mudik Dilarang, Organda...
Pemerintah memutuskan melarang mudik atau bepergian ke luar kota pada momen Lebaran 2021. Aturan tersebut akan berlaku dari tanggal 6 Mei-17 Mei 2021. Foto dok SINDOnews
A A A
SLEMAN - Pemerintah memutuskan melarang mudik atau bepergian ke luar kota pada momen Lebaran 2021. Aturan tersebut akan berlaku dari tanggal 6 Mei-17 Mei 2021. Mengenai larangan tersebut, DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sleman meminta ada perhatian dari pemerintah kepada pelaku usaha transportasi

Ketua DPC Organda Sleman, Juriyanto Hadiwiyanto mengatakan, permintaan ini bukan tanpa alasan. Sebab dengan adanya pandemi, usaha transportasi sudah lesu, apalagi dengan adanya larangan mudik, jelas akan semakin menyulitkan. Padahal mudik merupakan momentum yang paling ditunggu pelaku bisnis transportasi. “Mudik ibaratnya masa panen bagi pelaku bisnis. Namun adanya larangan mudiik langsung mematahkan harapan tersebut, “ kata Juriyanto, Sabtu (17/4/2021). Baca juga: Sikap Organda atas Kebijakan Larangan Mudik: Memahami, tapi Ngarep Dibatalkan

Juriyanto menjelaskan pandemi COVID-19 sudah berpengaruh terhadap pendapatan armada, baik antarkota dalam propinsi (AKDP) maupun antarkota antarpropinsi (AKAP). Sebab dengan pembatas kegiatan dan tempat-tempat hiburan serta mobilitas, masyarakat yang bepergian terus berkurang. Jika ada yang berpergian, lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi.“Atas kondisi ini bukan hanya tidak sanggup untuk menutup biaya operasional namun juga tidak bisa bertahan,” paparnua.

Jumlah anggota Organda Sleman, sekitar 150 armada. Terdiri dari angkudes dan bus antarkota dari beberapa operator. Dari jumlah tersebut saat ini tidak semuanya beroperasi. Sebab, minim penumpang. Apalagi, sekolah dan mahasiswa yang selama ini menjadi langganan penumpang, masih belajar daring di rumah. Sehingga beberapa perusahaan terpaksa mengandangkan armadanya. “Sebagian pengusaha, masih ada yang sengaja beroperasi, itupun nombok,” terangnya. Baca juga: Perintah Larang Mudik, Organda DKI Prediksi Masyarakat Mudik Awal

Untuk itu, pihaknya berharap ada perhatian dari pemerintah. Misalnya dalam bentuk insentif bebas biaya pajak atau pun bentuk lainnya. Paling tidak pengusaha dan pengemudi transportasi ini dipikirkan.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemudik Lebaran Diprediksi...
Pemudik Lebaran Diprediksi Naik, Organda DIY Siapkan 2.145 Armada
Bambang Haryo Menentang...
Bambang Haryo Menentang Keras Larangan Mudik Lebaran dengan Sepeda Motor
KPPU Larang Organisasi...
KPPU Larang Organisasi Angkutan Darat Buat Kesepakatan Tarif Angkutan Barang
50 Persen Angkot di...
50 Persen Angkot di KBB Bodong, Ini Penjelasan Organda
Organda Harus Mampu...
Organda Harus Mampu Memberikan Pelayanan kepada Masyarakat Secara Optimal
PPKM Diperpanjang, DPC...
PPKM Diperpanjang, DPC Organda Minta Pemerintah Kucurkan Bantuan untuk Awak Angkutan
Mukernas IV Organda,...
Mukernas IV Organda, Dirjen Hubdat Tekankan Peningkatan Keselamatan LLAJ
Cara Pasang Roof Box...
Cara Pasang Roof Box di Mobil agar Aman Dipakai Mudik
Cara dan Syarat Daftar...
Cara dan Syarat Daftar Mudik Gratis Pemprov DKI 2025
Rekomendasi
Kemendukbangga Siapkan...
Kemendukbangga Siapkan Program Ayah Idaman untuk Tingkatkan Partisipasi KB Pria
Adik Keisya Levronka...
Adik Keisya Levronka Gugat Untar Rp1 Miliar usai Jatuh dari Lantai 6
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Berita Terkini
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Infografis
Ada 1.457 Kecelakaan,...
Ada 1.457 Kecelakaan, Berikut Arus Mudik Lebaran 2023 Dalam Angka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved