Masjid Cipto Mulyo, Peninggalan Keraton Surakarta yang Usianya Lebih Dari Satu Abad
Sabtu, 17 April 2021 - 06:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Aceh Gempar, Ibu Muda Cantik Warga Pidie Jaya Melahirkan Bayi Dalam Pembalut
Tidak hanya bedug dan kentongan yang masih asli, namun mimbar khotbah yang berada di dalam masjid sejak zaman dahulu hingga saat ini masih digunakan. Setiap suara adzan berkumandang, para jamaah segera berdatangan untuk beribadah bersama.
"Suasana yang sejuk membuat masjid ini tak hanya nyaman untuk beribadah, namun juga nyaman untuk beristirahat dan bercengkrama bersama rekan maupun saudara," ujar Himawan, salah seorang pengunjung masjid.
Baca juga: Anggota Satpol PP Diringkus Saat Asyik Berhubungan Seks di Hotel dengan Selingkuhannya
Menurut sejarah berdirinya, masjid ini dibangun oleh Raja Keraton Surakarta yang ke 10, Sri Paduka Pakubuwono Sepuluh (X), pada hari Selasa 24 Jumadil Akhir tahun 1838 Hijriah, atau tepatnya tahun 1905 masehi.
Tidak hanya bedug dan kentongan yang masih asli, namun mimbar khotbah yang berada di dalam masjid sejak zaman dahulu hingga saat ini masih digunakan. Setiap suara adzan berkumandang, para jamaah segera berdatangan untuk beribadah bersama.
"Suasana yang sejuk membuat masjid ini tak hanya nyaman untuk beribadah, namun juga nyaman untuk beristirahat dan bercengkrama bersama rekan maupun saudara," ujar Himawan, salah seorang pengunjung masjid.
Baca juga: Anggota Satpol PP Diringkus Saat Asyik Berhubungan Seks di Hotel dengan Selingkuhannya
Menurut sejarah berdirinya, masjid ini dibangun oleh Raja Keraton Surakarta yang ke 10, Sri Paduka Pakubuwono Sepuluh (X), pada hari Selasa 24 Jumadil Akhir tahun 1838 Hijriah, atau tepatnya tahun 1905 masehi.
Lihat Juga :